Assalamu Alaikum Selamat Datang Di Blog Kami
Selalu Siap Menerima Kritik Dan Saran Atas Tulisan Dan Konten Di Blog Sederhana Ini...

Thursday, 4 December 2025

Pemerkosa Mati Di Hajar Massa Di Gowa

Semalam waktu selepas senter-senter bellai stand and tenant-tenant di alun-alun Pantai Seruni, karena sudah dimulaimi rangkaian acara hari jadiNa Butta Toa...

Di Media sosial grup-grup lokal, lagi ramai postingan, terutama dari kalangan pemburu dollar FB Pro.

Postingannya video maupun foto yang cukup ngeri juga, karena terlihat ada seorang pria diseret pakai motor, digebuk sampai Mati oleh kelompok massa, yang kejadiannya di  Tompobulu Gowa.

Kabarnya Pria yang bernama "ALI" itu adalah pelaku pemerkosaan dan penganiayaan kepada perempuan disabilitas, keluarga perempuan dan warga kampung marah sehingga mencari pria tersebut, setelah didapat terjadilah aksi massa yang beringas, sesuai yang di video dan difoto, yang beberapa di share ulang untuk di jadikan konten demi dollar jadi rupiah.

Berdasarkan dikolom komentar yang saya baca, ternyata pria itu sudah beberapa kali melakukan pencurian, pelecehan dan beberapa kali melakukan percobaan pemerkosaan, sudah pernah juga keluar masuk penjara. 

Berarti dia residivis yang bisa jadi dia hiperseks yang mengidap kelainan memang. 

Main hakim sendiri memang tidak dibenarkan oleh aturan undang-undang, didalam video tidak kelihatan ada aparat atau polisi, di tambah psikologi massa yang sedang panas, penuh rasa amarah dan emosi, yang menonton seakan ikut mendukung dan menikmati kejadian itu, apalagi ada yang sampai live streaming di medsosnya...

****

Di Bantaeng zaman saya masih SD sampai SMP, dulu ada gerakan massa, cukup terkenal, yang sepertinya tidak terstruktur tapi terkoordinir karena ada komandannya yang bergelar "Haji" ada kelompoknya yang diambil dari akronim nama kampungnya, juga melakukan hal-hal seperti itu, kepada pelaku-pelaku yang didapat mencuri hewan ternak, motor, hasil penen, intinya yang "Palukkatz"...

Polisi tahu, Babinsa bisa monitor, tapi lagi-lagi psikologi massa yang susah dikendalikan, dan bukan cuma  satu atau dua orang Palukkatz yang Mati, tapi ada beberapa yang sampai merenggang nyawa dengan kondisi mengenaskan disaksikan banyak orang.

Saat itu, nilai plus dengan adanya aksi seperti itu, rasa aman akan harta benda dan barang-barang lebih terjaga dan tidak ada lagi rasa was-was, padahal zaman itu kenakalan remaja dan orang dewasanya hanya dipengaruhi Ballo, Tuak, Arak dan Anggur botolan, tidak seperti saat ini era GenZ Alpa, yang lebih variatif kakumbalannya, mulai dari ngisu lem fox, shabu-shabu, Komix dimix Tramadol,  pinjol untuk main judol,  jadi pasobis, busur-busur.

****

Tidak terbayangkan kalau sekarang muncul lagi gerakan aksi massa seperti itu, banyakmi kapang akun FB Pro kena banned gara-gara video menampilkan kekerasan, 🤭

Acchi
09:06 AM