![]() |
| Foto Medsos TVRI Sport |
Piala dunia usai, saya termasuk yang bahagia Argentina takluk, meskipun prediksi_ku salah, di Facebook_ku, saya tulis 2-0 untuk Spanyol, Argentina gagal back to back, Messi nangis karena laga perpisahan tidak sesuai ekspektasinya, Argentina yang beberapa kali di untungkan, shubuh dinihari tim Tanggo harus mengakui kekalahan di laga 120 menit, jebol cuma sebiji gol dari Torres, Scaloni harus angkat topi pada gurunya Luis De la Fuente.
Spanyol yang di babak penyisihan yang main slow-slow saja, semalam mereka mengunci pergerakan skuad yang di pimpin Messi itu, tidak ada lagi istilah comeback dramatis, tak ada shot on goal dari Enzo Fernandez, malahan justru kartu merah yang di dapat, pendukungnya pun sampai boring menyaksikan permainan trio Martinez dkk_nya.
La Furia Roja tampil sempurna, tak mau meladeni provokasi dari tim Albiceleste, yang selalu beringas apalagi sering di untungkan wasit, di manja VAR, untung semalam wasit yang memimpin cukup adil, VAR berimbang, nuansa netral, meskipun di akhir laga saat usai Si Paredes kesetanan menghajar salah satu pemain Spanyol.
Yamal 🇪🇦 🇵🇸 anak muda usia 19 pakai nomor punggung 19, main tanggal 19 waktu New Jersey/New York, yang sempat di mandikan Messi waktu masih bayi itu, cukup merepotkan sampai ke jantung pertahanan lawan, Cucurella yang jago naik turun overlap, Cubarsi si anak muda yang tenang bertahan sampai dapat piala pemain muda terbaik, Si Simon matang di bawah mistar gawang cuma kebobolan satu gol selama turnamen, Rodri sang kapten di tengah bisa memainkan tiki taka versi zaman now bersama williams, Ferran Torres dapat durian runtuh dari umpan manja.
Skuad La Roja memang layak dapat gelar piala Dunia 2026, bisa mengawinkan juara piala Eropa 2024, back to back sama seperti 2008 dan 2010, kalau dulu Negara Eropa angkat thropi di Benua hitam Afrika, kini tim Eropa angkat piala di Benua Amerika, Trump Presiden Amerika pun sampai meluangkan waktu untuk mempersembahkan Thropi berbalut emas itu, padahal di kepalanya masih mikir mau caplok minyak di mana lagi, masih pusing urus perang dengan IRAN, Sementara Infantino dan FIFA sudah dapat cuan besar, kembali akan memikirkan turnamen selanjutnya apakah pakai skema 32, 48 atau tambah lagi jadi 64 Negara.
😂😁😆😅🤣
Acchi
01:26 PM
