![]() |
| Foto Facebook Fifa |
Mumpung awal bulan, lama tak menulis di blog, akhirnya ada juga yang patut di tulis lagi biar tidak di kata blog lagi vakum, Awal bulan ini memang penuh drama baru tanggal satu. Hari sudah penuh drama dan menegangkan, Geng Solo Si Sigit & Pratikno dicopot dari jabatannya, Tv tiba-tiba pada breaking news live sidang MK persoalan ijazah fufufafa, padahal sebelumnya, kemarin cuma disiarkan live YouTube MK, dan terakhir Timnas mengamuk dengan drama sembilan gol, setelah Singapura main mata dengan Malaysia.
Dan yang paling asyik untuk di tulis adalah laga menegangkan antara Indonesia vs Bangladesh di ajang Fifa Asean Cup semalam, laga yang penuh drama skor sampai 9-2, sementara di pertandingan lain yang masih berpeluang juga untuk memperebutkan masuk dan lolos final, Malaysia vs Singapura juga berlangsung penuh drama dan intrik, skor sampai 6-0 buat Malaysia.
Namun ada yang ganjil di pertandingan Malaysia Singapura, Singapura dengan mudahnya kena bantai, padahal mereka termasuk tim yang kuat, lolos Piala Asia, Negara sekelas Thailand Vietnam pun bisa di tahan imbang bahkan sampai menang, waktu lawan Indonesia, Indonesia juga kewalahan membobol gawang Singapura, gol tercipta juga cuma dua gol dan satunya dari gol pinalti.
Sebelum pertandingan ada seorang bernama Noor Terompet kalau tidak salah namanya, bikin heboh yang katanya akan ada skenario besar yang menguntungkan Malaysia, kurang lebih maksudnya, Malaysia akan membayar, Singapura akan mengalah, dan Singapura menjual pertandingan.
![]() |
| Foto Facebook Fifa |
Dan ternyata dugaannya benar, di babak pertama saat Indonesia sudah menang 6-1, sementara Malaysia unggul 2-0, dan drama mulai terlihat saat pertengahan dan akhir babak kedua di masing-masing pertandingan di Jakarta dan di Bandung, Malaysia langsung gacor dengan keunggulan 4-0, sementara Indonesia masih stuck, bahkan gol ketujuh dianulir wasit, malah justru Bangladesh yang bisa bikin tambah gol, sampai akhirnya Malaysia lebih dulu menuntaskan pertandingan dengan skor 6-0 di Stadion Jalak Harupat, pasukan harimau Malaya sempat selebrasi kegirangan.
Dan saat itu dengan kondisi seperti itu, saya sendiri sudah mengatakan, Selesai.! Malaysia masuk final, Indonesia harus kejar selisih dua gol dalam sisa berapa menit injury time, bahkan sampai kesalnya saya menghardik Singapura yang benar-benar menjual pertandingan, namun di dua menit terakhir keajaiban datang, karena siaran tv kabel di rumah delay 30 detik dengan livescore di hape saya, di livescore lebih cepat notifikasi update golnya, konsentrasi menonton saya pecah antara melihat layar hape dan televisi, sampai akhirnya tone notifikasi dua gol beruntung berbunyi, gol terakhir yang di cetak Mitch Baker pakai KLot_nya, 🤭merubah skor jadi 9-2, GBK bergemuruh, penonton tv bersorak, John Herdman jingkrak-jingkrak, Arif Aiman striker Malaysia menangis, Singapura malu dan tenggelam di lubuk nista, Gol kelima Mitchel Baker menjadikan Indonesia unggul produktivitas gol dari Negeri Jiran Malaysia.
Semalam Indonesia melawan tiga negara sekaligus, Bangladesh yang fight melawan, sementara Malaysia Singapura yang sedang asyik main mata, main sepakbola gajah, Singapura Bangladesh pegang kunci, saya sendiri tidak curiga tapi sudah menuduh, karena memang terlalu ganjil Singapura di kalahkan dengan skor setelak itu.
Terakhir Indonesia akan bertemu Thailand di final, senin 5 Oktober 2026, untuk memperebutkan kampiun, piala di turnamen perdana yang diadakan FIFA untuk kawasan negara-negara Asean, sementara Malaysia akan ketemu Vietnam untuk memperebutkan tempat ketiga.
Acchi
01:56 PM

