Presiden Republik Fufufafa itu anomali, dia bisa berdiri dengan dua kaki dimana kaki satunya membawa perasaan yang penting happy, namun diatas kaki yang satunya membawa insting yang acak kadut, diliputi perasaan paranoid.
Menggebrak podium, suara di mic menggelegar tentang Asing antek Asing.
Namun dia bisa duduk bersama Donald Bebek, tunduk dibawah tekanan, disuruh teken dokumen dengan embel-embel nota kesepahaman, dan apesnya dipaksa pula setor duit sekitar 17 Triliun.
Tapi dilain sisi perasaan cemas berlebihan bisa muncul ketika dia mendapatkan kritik, padahal kritikan kebanyakan datang sebagai bentuk masukan dan saran semata.
Bahkan kemarin karena segitu sensinya dengan kata Aseng, Atap Seng pun kena sindir, Seng di cemoh, mau diganti Genteng, dan ini tanda-tanda bakal jadi proyek baru lagi nih. 😂
Tapi saya berharap kalau proyek Gentengisasi Republik Fufufafa benar-benar terwujud, sekalian bedah rumah saja, percuma rasanya atap di ganti genteng tapi rangkanya atapnya tidak, dinding sebagai penopang struktur tidak diganti. Masih teringat pernah ada gempa di Jogya sampai menelan korban seribuan nyawa, yang kebanyakan meninggal karena tertimpa reruntuhan rangka atap dan Genteng.
Acchi
11:26 PM