Assalamu Alaikum Selamat Datang Di Blog Kami
Selalu Siap Menerima Kritik Dan Saran Atas Tulisan Dan Konten Di Blog Sederhana Ini...

Friday, 24 July 2026

Fans Argentina Baper 😁



Lucu juga melihat war comment di medsos soal bola ini, fans Argentina selalu melabeli lawannya fans Ronaldo bahkan tak sedikit yang pakai olok-olok, padahal nyatanya tidak begitu, banyak juga yang benar-benar fans Spanyol, maupun negara lain seperti Belanda, Inggris, Brasil, dan Portugal itu sendiri serta negara lain.

Fans Argentina gelap mata, semua di sangkut pautkan dengan Ronaldo dengan Portugal, padahal kenyataan tidaklah demikian.

Usai pertandingan setelah Spanyol bawa pulang thropi, fans bola berbagai negara memang seakan bersatu merayakan kemenangan Spanyol sekaligus merayakan kekalahan Argentina, terutama fans dari Mesir, Inggris, Swiss, Cape Verde, yang semuanya kalah menyakitkan, sakitnya bukan karena semuanya kalah murni, tapi mereka merasa kalah karena ada faktor lain yang lebih menguntungkan Argentina.  faktor lain  dinamika global seperti persoalan Palestina ikut mewarnai banyak dukungan juga ke Spanyol.

Kalau saya sendiri seperti di tulisan terdahulu, bahwa tiap piala dunia saya selalu fleksibel, kalau piala dunia Qatar saya dukung Inggris, Argentina, Jerman. Tahun ini lebih mendukung Negara-negara yang belum mencicipi piala dunia, Di Eropa saya dukung Belanda, Belgia, Portugal, Kroasia, di Afrika dukung Maroko, Mesir, Ghana, di Asia dukung Jepang, di Amerika yah Amerika dan Meksiko.

Kalau di klub saya fans Chelsea terutama di tahun 2000an, Zaman Drogba, Sheva, Anelka, Terry, Lampard, Cole, Abrahammovic, Jose Mourinho. Bahkan main playstasion pun klub andalan selalu pakai Chelsea.

Tapi gaya bermain saya takjub dengan Barcelona kala itu waktu masih ada Ronaldinho, Etoo, Messi, Puyol, Dani Alves, permainan tiki taka ala Pep Guardiola bikin Barcelona banjir thropi, pertandingan yang jarang terlewati kalau  elclasico Barca ketemu Real Madrid, terutama saat Zidane, Bekham, Ronaldo kuadrat masih merumput di Barnebeu, pertemuan di Liga, di Champion di Copa, dll, tensi selalu panas, atmosfer tinggi, pertandingan laga hidup mati yang selalu dinantikan.

Kalau sekarang antusiasme saya nonton bola mulai sedikit berkurang, pemain jarang kenal lagi, terutama yang di klub, nonton bola paling timnas, PSM,  piala dunia cukup negara-negara andalan dan yang di favoritkan juara, selebihnya cuma nonton highlight, atau berita olahraga, dan yang paling sering cuma liat livescore.

Persoalan bola semua ada masanya, generasi bommers kenal Pele, Bekenbeur, tau Ramang PSM, generasi di bawahnya tau Maradona, Bebeto, Mario kempes, Ruud Gullit, generasi di bawahnya lagi generasi milenial tau bedakan mana Berkamp mana Bekham, Ronaldo Messi yang punya fans masing-masing, genzi saat ini masanya Yamal, Enzo, Haaland, Bellingham atau Mbappe.

Piala dunia 2030 pasti akan berubah lagi, aturan baru akan ada lagi, regulasi bisa berubah lagi, marketing, dan anak andalan FIFA mungkin akan baru lagi, ada yang sudah pensiun, ada yang lagi matang-matangnya, ada pemain debutan baru, ada wonderkit baru, dan bisa jadi Indonesia tiga tahun kedepan sudah tampil juga di pentas dunia itu. 

Acchi
02:06 PM