Kalimantan dan sebagian Sumatera sudah empat bulan di kepung asap oleh pembakaran hutan.
Kasihan...
Kemarau mereka menghirup udara yang tidak bersih, beberapa rumah tempat tinggal mereka ada yang ikut terbakar, manusia, hewan, dan ekosistem di dalamnya di paksa untuk menghadapi kenyataan dari keserakahan segelintir orang, mereka dipaksa menerima kondisi yang tidak semestinya diterima.
Penyakit pernafasan, paru-paru, sesak nafas, ISPA, Pneumonia, menghantui, bahkan sudah menelan korban. Aktifitas ekonomi terganggu, jarak pandang bisa mencelakakan di jalan, sementara keberlangsungan hidup harus di penuhi dengan kondisi yang memprihatinkan.
Hewan penghuni hutan banyak yang tumbang, terancam punah, orang utan, ular, beruang, bekantan, spesies endemik, dan hewan lainnya banyak yang mati.
Negara tetangga, pulau tetangga, propinsi tetangga juga ikut terdampak, Malaysia muak dengan jerebu, Singapura protes, Filipina pun ikut gerah, Sulawesi pun ikut terdampak.
Sementara di Jakarta masih asyik rapat di ruang ber_AC, makan enak, merayakan ulang tahun bos, sambil berkata kondisi masih aman, masih terkendali, masih bisa ditangani. pejabat dan Gubernur-gubernurnya ikut bikin muak dengan berbagai pernyataannya, dan yang paling miris dana bencana pun ikut di korupsi, kemarin pejabatnya tertangkap KPK.
Kasihan...
Kemarau mereka di kepung asap sampai berbulan-bulan, dan di saat musim hujan banjir juga tak kalah menakutkan, karena hutan sudah banyak yang habis, air tak meresap lagi, makanya setahun dua tahun lalu beberapa tempat sering banjir dan tergenang sampai berbulan-bulan juga.
Dan mirisnya...
Hutan yang habis terbakar dan dibakar itu, yang kabarnya sampai dua belas jutaan hektar, menambah catatan masifnya laju deforestasi, bukannya direboisasi, bukannya dipulihkan, tapi malah mau ditanami sawit demi ambisi buat etanol buat biodisel demi cpo, beberapa sudah ada video dan buktinya bibit sawit sudah ditanam, truk kopdes jadi alat angkutnya.
Penegakan hukumnya cuma menyasar orang suruhan yang membakar, sementara yang menyuruh, yang menggerakkan, korporasi hanya segelintir yang tersentuh hukum, sementara menterinya tak punya moral untuk mundur padahal kinerjanya terbukti gagal menangani bencana #Karhutla ini.
#SaveOurForest
#JagaHutanJagaBumi
Nb:
*Kompilasi foto comot dari Facebook
*Kompilasi foto comot dari Facebook
Acchi
Sangkar Hijau
08:46 PM
