Assalamu Alaikum Selamat Datang Di Blog Kami
Selalu Siap Menerima Kritik Dan Saran Atas Tulisan Dan Konten Di Blog Sederhana Ini...

Thursday, 19 March 2026

Mudik


Di malam akhir Ramadhan, disebagian kecil orang beriktikaf di masjid dengan penuh harap malaikat datang menjemput doa-doa atau sekedar mencatat amalan, diruas jalan melintas kendaraan roda dua maupun mobil para pemudik, para pelintas yang pulang membawa rindu, membelah keheningan malam, kebanyakan dari Makassar menuju selatan, ada yang ke Sinjai, Bulukumba, dan pemudik yang sedang mengejar Fery penyeberangan ke Selayar.

Beberapa warung makan terlihat buka, mencoba mengais rezeki dinihari buat pelintas yang hendak sahur.

Masjid dan Mushallah selain SPBU masih menjadi primadona untuk tempat menumpahkan isi kandung kemih yang sudah penuh, ada yang sekedar meluruskan badan, meneguk kopi dan membakar rokok, ada yang gelar tikar untuk kantuk yang tak bisa lagi dilawan.

Pulang kampung itu bukan sekadar perjalanan, tapi kembali pada pelukan yang tak pernah lupa namamu.

Di jalan panjang yang berdebu, berlubang, berliku, dan terkadang menantang.

Setiap langkah membawa kenangan tentang tawa, suka dan duka yang dulu tertinggal di kampung halaman.

Tentang suara ibu dan keluarga yang selalu lebih hangat dari senja.

Tentang ketupat, burasa yang dimasak diatas tungku kayu bakar.

Mudik adalah bahasa hati, yang tak butuh peta selain rasa ingin pulang.

Meski jarak mengajarimu kuat, daerah tempat merantaumu yang terkadang penuh perjuangan, rumah tetap selalu mengajarimu lembut.

Dan saat pintu itu terbuka, kau sadar, yang kau cari selama ini bukan tempat.

Melainkan rasa yang memanggilmu, Pulanglah, selama kampungmu masih ada, selama orang tuamu masih mengharapkan kehadiranmu.

Dan para Mudikers, tetap hati-hati, safety ride yang utama, biar di hari lebaran kelakar dan senyum terasa sempurna.

Acchi
01:16 AM
(30/9/1447)
☝️🇵🇸

Wednesday, 18 March 2026

Ekonomi Lesuh Di Bulan Ramadhan


Salah satu indikasi lesunya perekonomian dibulan ramadhan ini, uang celengan rata-rata Masjid Mushallah terjadi penurunan 30% sampai 50% YoY (Year on year) dibanding tahun-tahun sebelumnya, dampaknya beberapa masjid mushallah tidak menganggarkan adanya ceramah shubuh, padahal biasanya masjid-masjid besar yang ramai jamaahnya ada ceramah shubuh rutin, namun kali ini diisi secara bolong-bolong, hari ini ada yg ceramah, besoknya istirahat, lusanya pun demikian, bahkan ada cuma tiap Jumat shubuh. Begitupula kegiatan bagi-bagi takjil dijalan juga tidak seperti biasanya, tidak seramai sebelumnya.

Banyak pedagang tapi pembeli kurang, beberapa pedagang takjil terkadang jualannya habis dibagi karena kurang laris.

Box-box kontainer pelaku UMKM kebanyakan tertutup padahal catnya masih baru, utang KUR di Bank yang dijadikan modal belum lunas, bahkan ada pelaku UMKM kemarin posting jualan Minggu depan sudah posting box jualannya yang mau dilego/dijual.

Begitupula pedagang dipasar, diemperan toko, pasar shubuh pasar pagi, beberapa dari mereka banyak yang sudah lansia, tapi karena kebutuhan dasar yang harus terpenuhi umur segitu harus memaksakan diri untuk jualan sayur, beras, sembako bahkan ada yang jual buah dari halaman rumahnya seperti pepaya dll.

Pertumbuhan ekonomi di negeri ini memang melambat bukan saja satu dua daerah, uang yang beredar di masyarakat perputarannya tidak begitu baik, belum lagi dampak konflik global Iran Amerika Israel, sampai-sampai BBM subsidi seperti partalite akhir-akhir ini sudah mulai langka dipenjual botolan, terganti dengan Pertamax yang non subsidi.

Prabowo pun sudah mulai prihatin, menginstruksikan warga untuk berhemat, padahal jauh-jauh sebelumnya warga memang sudah ngepres kebutuhannya.

Pekerja formal jangankan remunerasi dan THR yang didapat, gajinya pun kena pangkas, kena potongan dll. PNS P3K banyak yang risau yang gajinya tidak seberapa malah dapat potongan yang lebih besar daripada beban kerjanya.

Ditengah penceklik seperti ini masih ada secercah perputaran ekonomi, yang sedikit menghibur, penjualan tembak-tembak peluru jelly-jelly masih laris manis, dan MBG yang tidak mengenal kata libur, jatah hari lebaran pun tetap ada. 😆🤣😅😂  

Nb:
*Foto hanya pemanis, tak usah tanya macam-macam 🤭

Acchi
02:26 PM
29/9/1447
☝️🇵🇸

Friday, 13 March 2026

Yaqult Akhirnya Pakai Baju Oranye



Semalam after pulang tarwih, disaat anak-anak lagi main perang-perang didepan rumah pakai senapan water gel, yang mereka beli dengan harga 200an ribu, modelnya ada MP5 ada Uzi, AK47 tidak ada saya lihat, begitu pula SS1 Pindad.

Saat saya sedang asyik scrol-scrol medsos, ditemani dengan jeruk MBG warna oranye, tiba-tiba melihat berita Si Yaqult juga sudah pakai baju Oranye sambil pegang map dan tangan terborgol digelandang petugas masuk ke mobil tahanan KPK.

Sementara pendukungnya Ban serep Ban serep berbaju loreng diluar pagar KPK sedang kesurupan, teriak-teriak, histeris tidak jelas, meronta-ronta, ada juga yang shalawatan, yang shalawatannya salah tempat, harusnya di Masjid sambil nunggu Lailatul qadar lebih Afdhal.

Dalam qalbuku, Alhamdulillah satu setan lagi dibelenggu dibulan ramadhan ini, karena menurutku koruptor itu adalah setan berwujud manusia, dan si songong akhirnya makan opor ayam kiriman istri saat lebaran nanti didalam rutan KPK.

Yaqult ini pejabat yang jumawa dengan jabatannya, mengorbankan ribuan jamaah dengan memainkan kuota haji, jamaah banyak yang gagal ke Baitullah atas ulahnya, disaat menjabat kekayaannya naik drastis, rekeningnya langsung gendut seperti postur tubuhnya.

Dia juga arogan, terutama saat dia mimpin pasukan ban serep, kelompoknya paling merasa benar, paling merasa NKRI, paling pancasilais, pengajian dia bubarkan, kalimat tauhid pernah mereka bakar, gereja di jaga dan golongan ini lebih rela berteman dengan zionis dibanding saudara seimannya sendiri.

Sifat Takabbur dan angkuh ada batasnya, doa-doa orang terdzalimi sudah menembus langit, Jkwi yang pernah kalian puja-puji tak mampu menolong, karena Jkwi pun sedang gundah gulana dengan semua kepalsuannya, dan Jkwi kembali menambah daftar menterinya yang di cokok aparat karena Korupsi, sementara Jkwi masih sering selamat padahal namanya berulang kali disebut, bahkan Si Yaqult ini bisa jadi akan bernyanyi nyebut nama Jkwi. Kalau KPK punya nyali bisa masuk ini barang. 🤣😂😅😆

Nb:
*Capture foto JktInfo

Acchi
07:36 AM
(24/9/1447)
☝️🇵🇸

Monday, 9 March 2026

Rupiah Melemah Saat Perang


Hari ke sembilan perang Iran vs Amerika Israel, mereka saling berbalas rudal drone dan peluru, korban tewas sudah ribuan, bangunan dan fasilitas militer banyak yang hancur, tidak saja pada kedua negara tersebut tapi juga negara sekitarnya, kalau di Iran informasi masih bisa sedikit diakses, tapi kalau kerusakan di Israel informasinya terbatas, media kena sensor, warga kena ancaman pidana tanpa sidang bila berani memviralkan kehancuran, namun informasi tetap ada yang bocor Tel Aviv luluh lantak, bunker banyak yang jebol, korban tewas kena rudal juga tembus ribuan.

Efeknya makin meluas, negara-negara Arab mulai marah, Raja Bahrain Hamad Khalifa kabur di usir rakyatnya, Raja Yordania teman Prabowo juga sudah mulai deg-degan karena rakyatnya mulai geram, sementara raja-raja dan pangeran di Arab di Dubai masih was-was akan serangan susulan Rudal.

Sementara di Iran pengganti Ali Khamenei sudah dipilih, penggantinya Motjtaba Khamenei, Rezim tidak berganti disana seperti yang di impikan Trump (regime change), tapi justru malah beregenerasi, mereka makin solid setelah menyisir penghianat, mereka juga mendapatkan dukungan rakyat yang luas, produksi drone dan rudal tetap digenjot, operasi true promise sudah 20 jilid lebih, kalkulasi dan hitungan dipertajam, perang darat pun mereka siap meladeni katanya.

Di pihak Amerika Israel justru merasakan kepanikan, biaya perang makin tinggi, penangkis rudal berbiaya mahal tidak begitu efektif, stok makin menipis, kapal induk kabur, negara-negara sekutu dan koalisi mulai menjaga jarak, yang ada justru malah omon-omon, pers di bungkam, berita di sensor, fakta di sembunyikan.

Sementara di Negeri kita, siang ini satu Dollar sudah tembus 17 ribu rupiah, nilai tukar melemah, neraca ekonomi pasti terkoreksi, apalagi harga minyak naik karena perang, subsidi bisa ambrol, BBM terancam harga naik dan langka, bahkan di Aceh Medan kemarin sempat terjadi panic buying, SPBU diserbu antrian warga.

Sepertinya Lebaran kali ini akan lebih ngepres dari tahun kemarin, tahun kemarin saja banyak warga yang tidak mudik, karena ekonomi warga lesuh, pendapatan menurun, penghasilan tidak stabil, THR membeku tidak cair. Tahun ini tidak jauh berbeda bahkan situasinya sepertinya akan lebih parah, tapi kata nitizen yang penting MBG jalan terus...
🤣😆😅😂

Acchi
03:46 PM

Wednesday, 4 March 2026

Video Random Sahur

Foto Capture Medsos

Semalam di Masjid shalat gerhana, rakaatnya cuma dua, tapi durasinya satu jam kurang lima menit, sebelum shalat imam sudah mewanti-wanti shalat ini akan panjang bagi orang tua disediakan kursi, pas bubaran shalat, sempat mendengar obrolan kakek-kakek sesama kakek-kakek yang saling bercanda, dia bilang "La Lappoki bitisikku", artinya serasa mau meletus betisku katanya, mereka terbahak berdua. 🤣

Sahur tadi di temani video-video random di medsos, mulai dari yang isu panas perang Amerika/Israel dan Iran yang sudah memasuki hari ke empat.

Dan posisi Indonesia masih bimbang, Prabowo yang bestian dengan Trump dan Netanyahu tidak akan mungkin mengutuk tindakan Ilegal tersebut, meskipun didesak rakyatnya sendiri, apalagi ini sampai membunuh pemimpin tertinggi Iran, dan sampai saat ini pula nitizen heran tak ada ucapan Belasungkawa dari Prabowo atas meninggalnya Ali Khamenei, yang jelas-jelas Indonesia punya hubungan diplomatik dengan Iran, lalu nitizen lain berkata, jangankan ucapan dukacita, ucapan selamat puasa pada rakyatnya Prabowo enggan. 😂
 
Sampai akhirnya saya menemukan video Doraemon versi Indonesia yang bikin saya terbahak seperti ketawanya kakek-kakek yang mau meletus betisnya karena lama berdiri saat shalat. 😅

Dan yang paling bikin ngakak ada anak yang sedang meroasting program dan kebijakan Prabowo, semoga anak itu tidak kena teror, tidak dipaksa klarifikasi apalagi didesak untuk minta maaf, apalagi sampai diintimidasi.

Apalagi dalam dua hari terakhir ini ada kabar sadis, seorang yang berbicara dipodcast membongkar kasus korupsi ditemukan terbunuh dirumahnya, dan yang satunya ada remaja ditembak polisi di Makassar namun yang membiralkan dipaksa takedown dan terintimidasi. 

Acchi
08:36 AM
15/9/1447
☝️🇵🇸

Monday, 2 March 2026

Mengenang Wakil Presiden Tri Sutrisno


Waktu masih SD di Sekolah kami. kalau mau pulang biasanya ada kuis random yang ditujukan pada siswa/i, sambil melipat tangan diatas meja, yang bisa menjawab bisa langsung pulang.

Saat itu saya kelas enam, guru kelas enam_ku saat itu Ibu Faidzah tidak masuk ngajar karena ada urusan dinas luar, saat itu digantikan mengajar sama kepala sekolah Ibu Tetta Bombang (Nursiah).

Ibu Nursiah inilah yang memberi kuis pertanyaan perkalian, beberapa kawan saya lancar menjawab dan langsung cus pulang, pas tiba giliran saya 2X diberi pertanyaan perkalian, tak sanggup saya jawab, saya sadar diri perkalian dan Matematika, pelajaran yang bikin dongkol buatku.

Ibu Nursiah memanggilku berdiri depan kelas, pikirku "sanggama nakke anggapa'ma jepit dua jari lagi di paha", tapi ternyata pikiranku salah, Zuudzon_ku mengalahkan Husnudzon_ku, Bu guru sambil bertanya, pertanyaan apaji kau bisa jawab?, Ku jawab pertanyaan pengetahuan umum saja Bu Guru.

Lalu Bu Guru bertanya "Siapa nama wakil presiden Indonesia? Ku jawab Tri Sutrisno", kebetulan saat itu di Foto Presiden dikanan Garuda Pancasila ditengah Wakil Presiden terpajang didinding depan kelas yang sedang saya belakangi.

🤲 Allahummagfirlahum 🤲 semua nama yang saya sebut diatas, mereka semua telah berkontribusi dengan caranya masing-masing atas bangsa dan negara.

Selamat jalan Pak Tri Sutrisno, karena jabatan dan namamu pernah membantu_ku saat masih sekolah.

🤲 Allahummafirlahu warhamhu wa_afihi wa'fuanhu, Aamiin 🤲

Nb:
*Foto Capture Google

Acchi
01:26 PM

Sunday, 1 March 2026

Ali Khamenei Gugur

Foto Aljazera

Pihak Iran akhirnya mengkonfirmasi terbunuhnya pemimpin tertinggi Iran Ali Khamenei dalam serangan Amerika Israel,  juga turut menjadi korban anak, cucu Ayatollah, pejabat, Mentri, beserta ratusan anak sekolah.

Amerika & Israel sepertinya jauh-jauh hari sudah mengunci pergerakan target-target mereka, sama ketika mereka membunuh Hasan Nasrallah pimpinan Hizbullah di Lebanon.

Trump tersenyum puas diatas podium mengumumkan kematian Ayatollah Khamenei atas serangan presisi, sementara Netanyahu sudah kabur menuju Eropa, takut, setelah Iran terus membombardir dan mengirim rudal ke Tel Aviv, dan beberapa pangkalan Amerika di Negara-negara Teluk.
Sementara Iran belum mengumumkan pengganti, kapan rapat, kapan sidang, kapan pemakaman, libur sepekan, masa berkabung sampai 40 hari, bendera setengah tiang berkibar, sementara Garda Revolusi sedang menyusun strategi serangan balik. Sebelumnya Khamenei juga sudah menyiapkan jauh-jauh hari suksesornya kalau dia terbunuh, jadi kemungkinan proses regenerasi akan berjalan mulus saja.
Sementara pihak oposisi juga berusaha mengambil momentum, Reza Pahlevi junior bersiap mengambil kekuasaan tentu dari jalur boneka Amerika.

Sementara kita mengamati situasi dan perkembangan, nitizen sikapnya juga terpecah, ada yang pro Iran, ada yang mendukung tindakan Amerika Israel, ada yang bergembira karena faktor sekterian persoalan Syiah dan menganggap kelakuan syiah sama bejatnya, ada pula yang merasakan bimbang dan dilematis, dan tidak sedikit juga yang netral-netral saja.

Dari sini kita bisa belajar kenapa Prabowo begitu paranoid, gampang ditaklukkan sama Trump, diplomasi kalah diatas forum maupun diatas kertas, daya tawar dibawah standar, perjanjian dagang tidak seimbang, bahkan dengan gampangnya Prabowo dijadikan ajudan sambil pegang map 😆, itu semua karen Prabowo takut diperlakukan sama seperti Khamenei, takut di Maduro_kan  seperti di Venezuela 😅. Karena memang tidak bisa dipungkiri Amerika unggul segala-galanya 😂.

Nb:
*Capture Foto Rudal Iran Menghantam pangkalan Amerika di Doha Qatar.

Acchi
07:06 PM

Amerika Israel Menyerang Iran

Capture Foto Iran membalas menyerang salah satu pangkalan Amerika di Timur Tengah.


Akhir bulan februari, Israel Amerika menyerang Iran tepat dijantung ibukota negara Iran saat pagi hari waktu setempat, serangan dilakukan setelah perundingan tiga jilid tanpa ada kesepahaman soal Balistik & nuklir, namun Iran yang sudah siap fight, ready tempur tidak terlalu lama menekan tombol balasan, terkonfirmasi pangkalan Amerika di Bahrain, Kuwait, Emirat Arab dan Qatar juga langsung dibuat berasap, bahkan rudal Iran juga ada sudah sampai di kota-kota pendudukan Israel.

Eskalasi di timur tengah akan memanas hingga hari-hari esok, distribusi minyak pasti akan terganggu, selat Hormuz di blokade Iran, kebutuhan pasokan global akan tersendat, harga bisa melambung tinggi, roda ekonomi dunia pasti akan berpengaruh, apalagi kiblat ekonomi timur tengah di Dubai-Abu Dhabi yang terdapat pangkalan Amerika juga di rudal Iran.

Iran selain di serang Amerika-Israel dan didukung Eropa, juga akan di keroyok oleh negara-negara teluk yang jadi jongos Amerika, yang negaranya dipakai pangkalan Amerika, yang juga kena hantaman rudal/drone Iran kemarin.

Dan yang memalukan dari serangan Amerika-Israel kemarin pagi, mereka melakukan propaganda telah membunuh Khamenei tapi justru menargetkan sekolah, target sipil dan membunuh anak sekolah di Iran, tindakan pengecut seperti ini sudah sering mereka perbuat.

Kawan-kawan Prabowo si Trump & Netanyahu yang hobi perang ini, merusak tatanan dan kedamaian dunia, Badan Board Of Peace yang mereka buat ternyata agenda pertamanya adalah perang bukan perdamaian, Prabowo kalau tidak berani mengutuk serangan kawannya itu, paling tidak dia bisikin si Trump & Netanyahu, apalagi Prabowo sudah terlanjur masuk BoP yang tanpa persetujuan Rakyat, sok-sok_an ikut BoP, nyatanya cuma jadi tukang pegang Map Si Trump, sok-sok_an mau jadi penengah sama Jokowi saja tak berdaya, sok-sok_an urus luar Negeri, urus Aceh Sumatera yang tertimpa bencana, sampai saat ini belum kelar juga, bahkan masih jauh dari kata pulih.

Acchi
07:26 AM

Tuesday, 24 February 2026

MBG Jadi Takjil


Hari ini hari kedua sekolah di bulan puasa, media sosial masih ramai dengan postingan MBG kering versi Ramadhan, yang kalau dilihat ada yang sampai berujar Nauudzubillah min dzalik saking kagetnya 🤭.

Proyek bisnis pemerintah, yang tujuan utamanya memberi makan yang mengenyangkan dan bergizi, tapi entah kenapa masuk bulan Ramadhan berubah bentuk menjadi takjil, sementara anggaran masih tetap dan maksimal tapi output yang didapat siswa jadi minimalis, dan apesnya ada dapur sampai merapel pembagian untuk per dua hari dan tiga hari.

Dilihat dari paketan yang diterima siswa, kandungan gizi mulai dari karbohidrat, protein, kalsium, vitamin, ada kandungan serat, memang masih ada, karena ada yang dapat roti, ubi. donat, telur, abon, rambutan, salak, kacang tanah, susu, dll. Bahkan di beberapa tempat dapat semangka utuh, buah kelapa utuh. Tapi semua itu hanya formalitas demi mengisi daftar list, biar secara prosedural memang sudah diterapkan.

Namun yang menjadi pertanyaan apakah takaran kalori persiswa itu mencukupi..?, Kemudian pertanyaan selanjutnya yang paling banyak ditanyakan nitizen, apakah benar nilai ketetapan standar perharga 15 ribu persiswa, setelah potong biaya packing dan distribusi..?, Beberapa orang mencoba menghitung paketan seperti itu rata-rata nilainya hanya Rp 6000an, artinya pengelola yayasan, dapur yang dimiliki politisi, polisi, tentara, terlalu banyak memangkas dari nilai 15 ribu itu yang harusnya didapat siswa, mereka terlalu rakus mengambil untung.

Memang tidak semua dapur bisa digeneralisir dan dikatakan culas, curang, jekkong, tapi dengan adanya kejadian seperti ini pemerintah jangan salahkan juga adek-adek di BEM Yogya yang mengatakan program ini hanya proyek "Maling Berkedok Gizi".

Proyek bisnis dengan anggaran 1,2 Triliun perhari, memang sangat menggiurkan, makannya libur sekolah, ramadhan, proyek di gas terus supaya bisa jalan, karena duit besar itu sebagian besar hanya berputar di pejabat elit dan relasinya, sementara yang sampai dibawah kata Tere Liye, dapur itu hanya dapat ingusnya, sementara siswa penerima manfaat hanya dapat upilnya (tai ngongo) kata orang Makassar. Dan yang pasti muaranya ke septic tank 😂.

Nb:
*Foto Capture Medsos 

Acchi
02:56 PM
7/9/1447
☝️🇵🇸

Monday, 23 February 2026

MBG Perdana Di Bulan Ramadhan

Foto Capture Medsos


Beberapa hari lalu ada video sempat booming, anak SD sedang santai mengusulkan agar MBG dibulan Ramadhan di Uangkan saja biar bisa beli Takjil, dan sebagian ditabung buat beli baju lebaran. Usul anak ini bagus, karena secara logika bila mereka dapat duit mereka benar-benar akan mbelanjakan kepada pelaku UMKM yang sebenarnya, belanja takjil diwarung, dilapak-lapak, main game di rental PS, menabung untuk beli baju baru saat mau lebaran nanti, dll.

Tapi tentu tidak akan bagus, bagi owner-owner pemilik dapur SPPG, karena bisa merusak sirkulasi pembiayaan, biaya entertainer, termasuk biaya utang cicilan di Bank sama di Leasing.

Dan terbukti hari ini, hari perdana sekolah di bulan Ramadhan,  seantero Republik ini, ramai-ramai nitizen memposting menu MBG yang didapat anak ponakan dan cucunya.
Jangankan mendekati ekspektasi, nilai keekonomian berdasarkan standar yang dianggap wajar saja masih bikin geleng-geleng kepala.

Adek yang mengusulkan di Uangkan saja, saya tanya kamu dek, proyek ini proyek bisnis kalangan pejabat elit, pejabat BGN, sampai ke owner-owner dapur di daerah, sementara yang dikatakan oleh mereka ini untuk kepentingan sosial, pendidikan, menekan gizi buruk, mengurangi stunting, itu cuma Lip Service belaka. 😅

Acchi
05:46 PM
6/9/1447 
☝️🇵🇸

Sunday, 22 February 2026

Selepas Tarwih...

Selepas Tarwih, hujan turun, tidak begitu deras, tapi kalau nekat menyelami pasti basah juga, apalagi tidak bawa hape, bengong diteras masjid, air gelas sudah dua gelas habis, dingin AC dan dingin alami sudah berkolaborasi mulai merasuki tubuh, kandung kemih minta ke toilet.

Setengah jam berlalu hujan makin awet, mencoba basa basi dengan jamaah lain, yang perasaannya pasti sama, boring, bete' ngantuk habis, apalagi sisa pabbuka sudah menanti dirumah, mau masuk kembali ke masjid sambil nambah bacaan mushaf quran, tapi sudah terlanjur malas-malasan.

Setelah bertambah 15 menit kemudian, ternyata air dari langit ini stagnan, penghuni langit seraya berujar, ini salah satu ujian dalam bulan Ramadhan.

Akhirnya nekat juga saya keparkiran, menerabas butir-butir air yang jumlahnya milyaran.

Diparkiran kubuka sadel motor, ternyata seperti yang sudah kuduga, tidak ada jas hujan, tapi ada kantong plastik biru, kulepas jam tangan soalnya jam tangan harga under 100K, yang kalau basah gampang berembun, songkok pun demikian ngantri masuk bagasi motor.

Kubungkus kepala dengan Kantong biru, kustater motor, pamit, sambil menyimpan senyum pada bapak-bapak yang masih betah menunggu hujan reda.

Sampai rumah, meskipun tidak basah kuyup tapi sampai saat mengetik ini tulisan, kepala nyut-nyut, dahi agak panas, semoga tidak meriang yaa Allah, apalagi sampai rammusu kowdong, yaa Allah kabulkan doaku, dan semoga yang baca ini tulisan bisa bantu doa juga, siapa tahu doa kalian lebih afdhol. 🙂🤲

Eh... Ada satu lagi saya lupa, padahal tadi waktu di Masjid lebih banyak waktu, tapi baru sampai rumah kepikiran, semoga ada pengurus masjid yang baca ini tulisan, bahwa lampu toilet dan tempat wudhu ada yang mati, satu pintu toilet juga tidak ada "paccalaknya" apakah namanya itu Grandle yah..?, soalnya tadi waktu saya kencing, ada yang tiba-tiba nyosor dorong pintu, untung selang coklat_ku saya pegang erat-erat, 😂 takutnya najis meluber kemana-mana lagi...

Acchi
05:26 AM
(5/9/1447)
☝️🇵🇸

Wednesday, 18 February 2026

Perlunya Pembenahan Lahan Pekuburan



Kemarin waktu ziarah kubur, ada tiga orang ibu-ibu lagi dongkol, muka judes, bukan dengan raut muka dengan mimik sedih. Awalnya pikirku mungkin dia terbawa suasana atau ada kenangan dengan keluarganya yang sudah terkubur dibawah sana, karena jiwa kepoku meronta, bertanyalah saya, kenapaki Bu, baek-baekjaki...? Dia pun menjawab, ini kuburannya keluargaku ada yang geser batunya, kelihatan kecilmi padahal orang dewasa ini yang dikubur bukan anak kecil, saya pun cuma bisa menyahut tidak beraturan memang ini kuburan disini, mayat juga sudah beberapa yang ditumpuk, kemudian saya melanjutkan membersihkan rumput, ilalang, dan sampah plastik bekas kantongan kembang bunga para peziarah yang beterbangan dan tertinggal, di kuburan Datok_ku, Tante & Pamanku, dan kuburan keluarga yang lain disekitar kuburan keluarga intiku.

Pas pulang tiba-tiba kepikiran, seandainya kuburan itu bisa ditata ulang, dan seandainya masyarakat bisa sepakat, dan merelakan demi pembaharuan dan perbaikan, daripada pemerintah cari lahan baru lagi, mending yang sudah ada yang dibenahi.

Tapi ideku ini agak sedikit radikal, yang ada dalam pikiranku seperti ini, sekeliling kuburan dibeton dengan ketebalan satu meter, dan tingginya dua meter, kuburan yang terkena betonisasi penghuninya dipindah atau digeser, karena mungkin masih ada jasad yang utuh maupun yang sisa tulang belulang. Kemudian kuburan yang berpagar besi, dicabut pagarnya, kuburan yang temboknya lebih, nisannya terlalu tinggi, agar dipapas dibuat rata, setelah itu ditimbun pakai tanah merah sekitar 1,5 meter, maka dengan itu akan tercipta hamparan tanah pekuburan yang luas dan baru.

Dengan areal yang luas, pekuburan yang baru itu bisalah ditata, dibuat sederhana saja, jadi kuburan penghuni baru, tanahnya ditinggikan, diberi rumput dan diberi nisan, jadi tidak perlu lagi ditembok sekelilingnya, jadi modelnya seperti beberapa kuburan yang biasa kita lihat di layar tv, di Gowa sudah ada seperti pekuburan Darussalam Valley, model pekuburan dibuat blok-blok, dibuat klaster, dibuat sela antar jarak antara kuburan, sehingga buat jalan juga bikin nyaman bagi pelayat atau pengantar jenazah, jadi tanpa perlu lagi menginjak-injak melangkahi kuburan seperti saat ini, dan tak lupa pula dibuatkan tugu di dekat gerbang pintu masuk untuk menghormati dengan menuliskan nama-nama penghuni lama yang telah terkubur sebelumnya.

Lalu kalau ada pertanyaan bagaimana caranya kuburan lama kalau mau di ziarahi...? Peziarah tinggal datang mendoakan sambil mengira-ngira dimana letak pusara keluarganya, sebab yang utama dan intinya adalah mendoakan, karena pada intinya mayat-mayat yang sudah terkubur tetap ada dibawah dan tidak dipindah, cuma tanahnya yang ditinggikan untuk mengakomodir calon-calon penghuni yang baru meninggal.

Begitulah ide liarku yang muncul sesaat pasca pulang ziarah kubur, mayat yang lama tetap ada dibawah tidak dikemana-manain, tidak seperti mekanisme yang diterapkan di Arab Makkah Medinah di pekuburan Jannatul Ma'la dan Baqi', yang punya siklus waktu tiap beberapa tahun sekali kena rolling, terjadi pergantian, punya batas waktu penghuni lama berganti penghuni baru, kuburan lama digali kembali, tulang belulang dikumpulkan dijadikan satu dan dipindah ketempat yang baru.

*Disclaimer
Tulisan ini hanya spontanitas dari ide liar dan angan-angan belaka, 🤭

Marhaban Yaa Ramadhan, selamat menjalankan ibadah puasa...

Acchi
07:06 AM 
1/9/1447 Hijriyah

Sunday, 15 February 2026

Mengenang Ibu Ruqaiyah



Semalam hampir pukul dua dini hari saya di telpon sama Phai, tapi baru saya lihat setelah pukul sebelas pagi, hp saya juga baru aktif, setelah saya baru melakukan rutinitas akhir pekan, bersih-bersih rumah dan mengurus hewan peliharaan, Phai mau mengabarkan kabar duka atas meninggalnya Ibundanya, Alhamdulillah saya sudah telpon balik dan ikut berbelasungkawa sedalam-dalamnya, saya juga minta izin tidak bisa ikut melayat, menshalati dan mengantarnya sampai liang kubur, selain karena faktor lagi didaerah dan terlambat melihat postingan di grup WA.

Banyak kenangan yang masih terekam tentang Ibu Ruqaiyah, baik saat masih mondok maupun setelahnya, ada beberapa yang masih tertanam di memori otakku, Ibu Ruqaiyah bersama istri-istri ustadz yang lain seperti Ibu Khaeriyah, istrinya ust Arsyad, istrinya Ustadz Hayatuddin, Istrinya Pak Hafid, Pak Firman, dll, mendobrak manajemen dapur santri/santriyah mengubah pakem yang kaku, meningkatkan kualitas dan rasa menu yang disajikan buat santri/yah, yang biasanya santri hanya dapat ikan kering kecap, telur masak utuh tanpa bumbu, ayam kecap standar, tempe dua potong dibaluri lombok botol, sayur kangkung bening, Ibu-ibu komunitas Bayangkari versi Gombara ini memberikan versi yang beda, semenjak itu santri/yah bisa makan tempe orek ada kacang dan ikan terinya, telur dibumbui, daging dibuat Coto, terkadang tappalada, ayamnya dimasak pallu kari, terkadang ayam disuir tidak lagi monoton seperti sebelumnya, begitupula dengan sayur mayurnya banyak variasi, meskipun cuma daun singkong tapi dibuat lebih berasa dan bersantan karena dibuat sayur tuttu. Hari Jumat bersih terkadang kita diberi sarapan bubur kacang ijo atau bubur ketan hitam, pokoknya mantaplah, perubahan lebih terasa di sajian perdapuran.

Saya juga masih mengenang Ibu Ruqaiyah pernah mentraktir saya sampai dua kali bersama kawan yang lain Si Tasrin Si Udin Doel, Si Syahrir dan tentunya bersama Phai juga, makan bakso pangsit di Jalan Dakota samping bandara, karena sorenya habis bantu-bantu angkat berapa karung beras.

Pernah juga kami di mintai tolong untuk mengecet ruang kelas tempat mengajarnya di pannampu karena mau di kaligrafi sama Si Wawan Bundu.

Saat kami kunjungan Baksos Basijar di Sinjai Ibu Ruqaiyah juga punya andil dan membersamai kami.

Saya juga pernah di ajak ke Sinjai dan Bone kurang lebih hampir dua pekan, Bersama ustadz Anwar untuk bantu-bantu Kak Udi Kak Ridwan jadi tim sukses adiknya Ibu Rugaiyah yang maju jadi anggota dewan.

Dan kenangan terakhir bersama  beliau saat,  memasakkan Phai bersama saya bekal saat mau ke Mamuju waktu itu. Dan tentu masih ada beberapa kenangan lain yang saya sudah lupa-lupa ingat.

Selamat jalan Ibu, usai sudah pengabdian panjang_Mu bahkan sampai di hari-hari terakhir, disaat sakit, tubuh lemah masih terus berkontribusi buat pondok tercinta, semoga amal bakti_Mu diterima dan khilaf_Mu diampuni oleh Allah SWT. Buat Kak Udhi, Kak Chicank, Phai, Memet, Iwan, Afid, Mina, dan dua Adik perempuannya Phai yang saya lupa namanya, istrinya Kak Ridwan, semoga diberi ketabahan, dan mengikhlaskan atas kepergian ibundanya. 🤲🥹 Allahummagfirlaha warhamha wa_afiha wa’fuanha, Aamiin. 🤲🥺

Acchi
12:06 PM

Saturday, 7 February 2026

BPJS Non Aktif Faktor MBG

Tiba-tiba saja jutaan warga BPJSnya non aktif, ada yang sampai batal cuci darah, padahal tubuh dan fisiknya sudah diatas bangsal, begitu pula pasien yang lain dengan keluhan dan macam penyakit lainnya.

Pejabat bisa dengan berbagai macam alasan dan argumentasinya memberi pernyataan tentang hal penonaktifan itu.

Tapi menurutku ini persoalan dana yang tersendat, lagi-lagi anggaran kolaps, tagihan menunggak.

Mirip kasus BPJS yang menunggak sampai triliunan di Rumah sakit-rumah sakit Muhammadiyah.

Dan sepertinya ada andil karena program MBG yang membuat banyak pasien yang kalang kabut karena kartu sehatnya terblokir, terutama para pasien yang sedang berobat dan perlu penanganan medis.

Ingat proyek bisnis MBG itu tidak saja mengambil sumber dana dari anggaran pendidikan, tapi juga dari anggaran kesehatan dan ekonomi yang nilainya puluhan triliun. 

Anak-anak kalian bisa makan disekolah, tapi kakek neneknya, Ibu bapaknya, yang mungkin sedang butuh perawatan di Rumah sakit harus merana karena BPJSnya kena blokir. 🤫

Acchi
08:46 AM

Friday, 6 February 2026

Gen(t)deng_isasi Republik Fufufafa

Presiden Republik Fufufafa itu anomali, dia bisa berdiri dengan dua kaki dimana kaki satunya membawa perasaan yang penting happy, namun diatas kaki yang satunya membawa insting yang acak kadut, diliputi perasaan paranoid.

Menggebrak podium, suara di mic menggelegar tentang Asing antek Asing.
Namun dia bisa duduk bersama Donald Bebek, tunduk dibawah tekanan, disuruh teken dokumen dengan embel-embel nota kesepahaman, dan apesnya dipaksa pula setor duit sekitar 17 Triliun.

Tapi dilain sisi perasaan cemas berlebihan bisa muncul ketika dia mendapatkan kritik, padahal kritikan kebanyakan datang sebagai bentuk masukan dan saran semata.

Bahkan kemarin karena segitu sensinya dengan kata Aseng, Atap Seng pun kena sindir, Seng di cemoh, mau diganti Genteng, dan ini tanda-tanda bakal jadi proyek baru lagi nih. 😂

Tapi saya berharap kalau proyek Gentengisasi Republik Fufufafa benar-benar terwujud, sekalian bedah rumah saja, percuma rasanya atap di ganti genteng tapi rangkanya atapnya tidak, dinding sebagai penopang struktur tidak diganti. Masih teringat pernah ada gempa di Jogya sampai menelan korban seribuan nyawa, yang kebanyakan meninggal karena tertimpa reruntuhan rangka atap dan Genteng.

Acchi
11:26 PM

Thursday, 29 January 2026

Board Of Peace Cuma Ambisi Trump Semata



Trump memang sinting, menculik Presiden Venezuela hanya karena persoalan minyak, tapi dia bumbui soal narkotika, Greenland pun dia mau caplok hanya karena paranoid takut diserang sama Rusia dan China dari arah Greenland, Iran pun mau dia serbu gara-gara nuklirnya makin berkembang pesat meskipun diblokade, kemudian dia buat alasan untuk melegitimasi aksinya atas nama rakyat Iran yang tertindas, dan yang terbaru Trump lagi buat Genk, yang mereka namai Board of Peace, yang katanya buat untuk pembagunan dan merestorasi kembali GAZA Palestina yang telah hancur lebur karena Israel, tapi ini rasanya hanya akal-akalan belaka hanya demi kepentingan Zionis Israel semata...

Dan lucunya Republik Fufufafa juga ikut terlibat, ikut ambil bagian, ikut masuk dengan Genk buatan Si Trump dan Si Netanyahu, dan harus pula menggelontorkan dana sampai 1 Milyar Dollar yang setara dengan 17 Triliun rupiah lebih.

Proyek Gila ini, absurdnya tidak ngotak bangat karena tak melibatkan sedikitpun Palestina, yang punya tanah air, yang rakyatnya teraniaya, yang dibunuh, dibantai dan rumahnya dihancurkan, yang di dzalimi oleh Zionis dan Netanyahu.

Bikin muak rasanya melihat kondisi seperti ini, capek-capek boikot produk pro Israel, prembule di undang-undang dasar bahwa penjajahan didunia harus dihapuskan itu belum direvisi, masih ada, masih dibacakan setiap upacara Senin disekolahan, dan selama ini, negeri ini juga selalu mengambil posisi Non Blok tapi kali ini malah jadi Go Blok gini rasanya,...

Dan dari seluruh dinamika persoalan, invasi, genosida, kolonialisme, pencaplokan, darah & air mata, simpati, solidaritas... 

Eh... Tiba-tiba Si Wwok Gem6ul dengan sepak terjangnya tanpa aling-aling tanpa konsultasi dengan rakyat, langsung nyosor masuk Genk Trump, yang mirisnya lagi malah seenaknya ngomong kita harus melindungi keamanan Israel 😡, ini anomali, pernyataan seperti ini sungguh memilukan dan pastinya melukai perasaan rakyat Palestina yang tertindas... 

☝️🇲🇨 🇵🇸 Stand with Palestine...

Nb:
*Capture Foto Medsos

Acchi
09:16 PM

Es Kuwe Dikira Sponse



Lagi ramai-ramai soal demo PDAM yang nyaris bersamaan demo sampah. Warga berharap semoga air ledeng tetap mengalir mengisi gumbang-gumbang warga, meskipun karyawannya demo, bahkan sampai ada yang pecahin kaca pula. apalagi dibeberapa tempat, air ledeng werga tidak mengalir, dan semoga juga masalah persampahan juga cepat tuntas, biar clean and clear, biar Adipura bisa direngkuh kembali. 😆

Mari kita dinginkan dengan berita diseberang sana. Tadi melihat berita ada Tentara sama Polisi lagi memeriksa penjual Es Kuwe (Es Gabus) karena dikira jualannya dicampur sponge. Meskipun pada akhirnya kasus ini sudah dianggap clear, tentara polisi sudah minta maaf, dan tidak seperti apa yang ada dipikiran polisi dan tentara itu, Pak Sudrajat juga harga dirinya sudah dipulihkan walau sempat dipukuli dan ditendang sama keparat Parjo & Parcok, Dan naasnya Pak Sudrajat sampai trauma dan belum berjualan lagi gara-gara kena fitnah dari aparat yang masa kecilnya mungkin tidak pernah makan Es Gabus, 🤣

Pak Sudrajat juga sudah mendapatkan perhatian dari pemerintah setempat juga mendapatkan bantuan dll. 

Namun yang bikin ngakak adalah komentar-komentar lucu nitizen, akibat kasus ini yang lagi viral dan masih terus bergulir. 😆

Padahal Es Kuwe dari zaman dulu sudah ada, Era pasca kemerdekaan sudah ada yang jual, bahkan jamanku masih SD salah satu jajanan andalanku juga ini Es, karena berdasarkan keyakinan saya Es ini bisa mendinginkan otak setelah kena pote-pote dari guru, gara-gara tidak bisa jawab pertanyaan matematika akar kuadrat. 😅

Di Jalan Mangga Dg_Abo yang menjual Es  seperti ini, Kulkas frezernya selain diisi Es Batu, Es Kuwe juga ikut mengisi sekat-sekat ruang kulkasnya, Es_nya ada warna hijau dan pink dipotong-potong pipih dibungkus plastik bening, harganya juga merakyat. 

Suatu waktu saya pulang kerumah sambil makan Es Kuwe, Ibu saya minta Es yang sisa sedikit itu, hanya 2-3 gigitan lagi, ternyata Ibu saya lagi ta'ggantung, disuruhlah saya pergi beli lagi, ternyata Es jualan Dg_Abo lagi laris manis, Sold Out semua yang tersisa hanya Es Batu.

Sampai akhirnya karena cinna_nya ibu saya sudah tak tertahankan lagi, dan pas lagi gabut-gabutnya, sisa-sisa adonan kue lebaran, tepung, kasumba, dan gula di buat jadi Es Kuwe juga, 🤭

Ah... Gara-gara Kasus Es Kuwe viral, terpaksa memori masa silam menjadi kembali flashback kebelakang, dimana ada experience dan nostalgia tersendiri, ada romantisme masa kecil dan ada drama-dramanya yang terkenang kembali. 🙂

Nb:
*Foto Capture Medsos

Acchi
09:06 PM


Thursday, 22 January 2026

KPK Cokok Walikota Madiun & Bupati Pati

Capture Foto Sumsel Keras


Kemarin KPK menangkap dua kepala daerah sekaligus, yaitu: Walikota Madiun "Maidi" dan Bupati Pati "Sudewo", Walikota Madiun ini kebetulan orang titipan Jokowi (salah satu finalis OCCRP). dan Bupati Pati kader Gerindra, yang beberapa bulan tahun kemarin sempat heboh didemo warganya karena menantang warganya turun demo akibat mau menaikkan pajak yang cukup besar, Bupati Pati juga sempat di usul untuk di Makzulkan oleh warganya sendiri, tapi dalam sidang di DPRD masih lolos, karena mayoritas anggota dan fraksi DPRD nya tidak setuju pemberhentiannya, sampai akhirnya KPK mencokoknya dengan operasi tangkap tangan, Dan besar kemungkinan dia tidak akan lolos lagi, apalagi tertangkap karena OTT.

Bupati, Walikota, sampai Gubernur terkadang masih ada yang suka buka jalur baru, mencoba melenceng, mencari celah-celah tipis, padahal rel dan aturan sudah ada ketetapannya untuk menjalankan roda pemerintahannya.

Mereka sering lupa diri tergiur fee proyek, bancakan dari izin tambang, manipulasi dana alokasi, utak-atik dana hibah dan CSR, MarkUp Anggaran pembangunan dan rehabilitasi.

Apalagi standar hidup yang Hedon ikut mempengaruhi, biaya dana kontestasi dan kampanye yang cukup menguras rekening, apalagi sebagian besarnya dari utang dan gadai aset properti. Semua itu bisa bikin hijau mata untuk berbuat culas.

Padahal mereka sudah diberi pembekalan dan penggemblengan, Retret di akademi militer Magelang.

Kepala daerah harus waspada dengan permainan dan atur mengatur proyek. Kemarin di daerah kita ini, sempat viral rekaman percakapan yang menyangkut pautkan nama Bupati, ini bisa menjadi alarm sebagai peringatan, elemen masyarakat sudah ada yang turun aksi juga kemarin, berdasarkan pantauan di media sosial.

Ingat KPK beberapa tahun terakhir ini dan yang sekarang, berbeda dengan KPK zamannya Abraham Samad, kalau zamannya Abraham Samad OTT itu yang menyuap dan yang disuap memang karena tertangkap basah di hotel, diparkiran basement, dijalan, mobil dikejar dipepet kemudian ditemukan barang bukti duit dalam koper atau kardus. Sementara KPK zaman Firli sampai saat ini, tafsiran OTTnya memang agak lain. Gubernur yang sedang nyenyak tidur di Rujab pun bisa dikategorikan OTT...

Waspadalah...
Sebab KPK tidak saja menjadi instrumen hukum tapi juga bisa menjadi alat politik... 😆😅🤣😂

Acchi
09:26 PM

Pesawat ATR Jatuh Di Gunung Bulusaraung Pangkep

Capture Medsos Makassar Info


Masih tidak habis pikir saya, kenapa bisa pesawat ATR 42-500, itu sampai belok ke Gunung Bulusaraung, sepertinya memang ada yang salah dari navigasinya, atau memang terpaksa menukik jauh ke arah gunung, karena pengaruh cuaca buruk. Perasaan kalau kita naik pesawat dari bandara-bandara di pulau Jawa apabila sudah mau landing di Bandara SuL_Has Makassar, rute pesawat selalu diatas laut, makanya kalau kita lihat dari balik jendela pesawat, yang kita lihat kebanyakan kepulauan Pangkep dan kepulauan spermonde Makassar.

Sudah ada foto dan video yang memperlihatkan serpihan pesawat diatas gunung Bulusaraung Pangkep, ada juga kesaksian dari pendaki yang melihat kejadian, dan menemukan banyak serpihan, jadi foto pesawat utuh bersama kobaran api itu sepertinya by AI, kabarnya juga satu penumpang telah ditemukan oleh warga dalam keadaan meninggal dunia, di kedalaman jurang yang terjal dan curam. 

Beberapa serpihan ada juga yang dibawa turun, saya juga masih heran kalau ada kejadian kecelakaan pesawat baik dilaut maupun didarat serpihannya selalu dikumpulkan, bikin repot saja, apalagi kalau medannya yang sulit terjal, atau kedalaman laut, kalau pun katanya untuk kepentingan penelitian mencari tahu penyebab kecelakaan, memangnya mau dirangkai seperti puzzle..?, padahal yang paling diperlukan hanya black box_nya, cukup itu saja yg dicari, dokumen identitas korban dan korban_nya sendiri, selebihnya biarkan saja tenggelam didasar laut jadi terumbu karang dan tertinggal di hutan belantara menyatu dengan alam. Kecuali kalau ada serpihan dikebun warga, diperkotaan, daerah padat penduduk barulah dibereskan, atau biarkan pengepul barang rongsokan yang bereskan biar bisa dijual ditukang loak.

Semoga kru pesawat dan penumpang lainnya juga bisa segera ditemukan,  begitu pula black_boxnya biar riwayat rekaman penyebab kecelakaan bisa dengan cepat pula diketahui publik...

Acchi 
08:56 PM

Thursday, 15 January 2026

Pegawai Dapur MBG Jadi ASN PPPK


Luar biasa proyek makan siang gratis untuk siswa-siswi ini, kabarnya pegawai dapur akan diangkat menjadi ASN P3K, gaji dari Negara, beban pemilik dapur SPPG akan berkurang, untung makin tebal, apalagi menu tetap alakadarnya, mereka tak perlu lagi memikirkan upah kerja hasil keringat para pegawai dapur, sebab sebentar lagi pegawai dapur akan kecipratan status PNS/ASN P3K.

Negara untuk tahun 2026 mengalokasikan anggaran sampai 335 Triliun, artinya satu Triliun lebih perhari dipakai untuk proyek makan siang ini, dan diambil dari anggaran pendidikan sampai 60% lebih, tidak saja itu, anggaran kesehatan pun ikut kesedot juga, bahkan Negara sampai ngutang lagi 800 Triliun lebih untuk  menambal APBN tahun ini, termasuk untuk membiayai program andalan ini yang hanya bermuara sampai septic tank saja. 

Kali ini Negara lebih mengutamakan mengenyangkan para murid, dibanding mencerdaskan kehidupan berbangsa, nutrisi perut nomor satu, nutrisi otak nomor sekian, kesehatan rakyat biar dibelakangan. Makanya semua perangkat yang berhubungan dengan program makan siang gratis ini lebih utama, lebih di prioritaskan, pegawai dapur akan lebih cepat merasakan status PNS P3K, dibanding guru honorer, dibanding bidan dan perawat dipuskesmas kampung, bahkan yang bertahun-tahun mengabdi, mengajar murid dan membersamai pasien, statusnya masih menggantung, gaji pun demikian, pegawai dapur bisa dapat gaji bulanan yang standar, sementara guru honorer, bidan dan perawat desa, yang upahnya tidak seberapa, cukup dirapel pertiga bulan, itupun kalau tidak ada kendala.

Potret buram pendidikan kita yang masih compang-camping dan tidak merata, kualitas yang masih mengalami disparitas bahkan masih ada yang stagnan jalan ditempat, layamutu wala yahya, sarana dan infrastruktur, yang masih perlu pembenahan, perbaikan, dan peningkatan standar kualitas, terpaksa harus menerima kenyataan pahit bahwa anggaran yang hanya tersisa 30an persen itulah, yang akan mengisi slot-slot kosong, seperti pembenahan plafon atap kelas, pengadaan buku, dan lain sebagainya, begitu pula untuk anggaran kesehatan, buat beli alkes dan obat, kemudian untuk dibagi keseluruh propinsi, kabupaten di Negeri ini. 

Semoga saja proyek mengenyangkan perut ini, makin berkualitas, makin bertumbuh kepada banyak penerima manfaat, didesa, sampai daerah pedalaman dan terluar, kontrol makin meningkat, makanan tersaji makin beragam, makin higenis, makin bernutrisi dan bergizi, sebab sampai kemarin masih ada berita, kepala sekolah ngamuk karena anak muridnya diberi makanan basi. Masih ada pula berita tentang keracunan massal sehabis menyantap sajian MBG ini.

Sementara untuk persoalan nutrisi otak dan kesehatan biarkan menyusul dibelakang, persoalan honorer cukup didoktrin kata pengabdian & kata ikhlas, persoalan fasilitas sekolah, poliklinik kampung yang tidak memadai biarkan menyesuaikan dengan ritme keadaan.

Merdekalah, pajabat, politisi, pengurus partai, tentara, polisi, anggota dewan yang punya banyak dapur. Gaji pun tidak goyang, proyek mengalir mulus lancar jaya.

Meranalah para honorer yang belum terangkat P3K, begitupula sebagian rakyat karena ada beberapa tempat ikut terdampak akibat program ini, bahan kebutuhan harian mengalami inflasi kenaikan harga bahan pokok dan kelangkaan, sebab bahan pokok seperti beras, telur, ayam, tempe, buah dan perbumbuan banyak di borong dapur SPPG.

Program andalan ini, bisa membuat pejabat tersenyum lebar, anak yang sekolah dibuat kenyang, sementara anak yang tidak mampu sekolah, honerer, rakyat, yang masih nganggur, juga tidak begitu meradang dengan nasibnya, Apalagi kata Prabowo: yang dia kutip dari lembaga survey, bahwa kita ini Negara yang rakyatnya paling "BAHAGIA" 😂... 

Acchi
09:26 PM

Yaqult Tersangka Kuota Haji



Sudah lama saya menunggu Yaqult bangsad satu ini menjadi tersangka semoga cepat berbaju orange, sampai akhirnya tiba juga kabar gembira ini.

Bajingan ini daya rusaknya sangat fatal apalagi didukung penuh oleh Mlyno, dan besar harapan Mlyno juga harus diusut, mulai dari kasus haji, kasus korupsi laptop, kasus gula, kasus judol, dll. Sebab tidak mungkin tidak ada setoran anak buah keatasan.

Kembali ke Bangsat satu ini, yang merasa dirinya dan kelompoknya paling pancasilais paling NKRI, Si Pro Israel, nyatatanya pengejar bancakan juga.

Dia harus dapat vonis berat, harta rampokan dari jual agama, dari tipu-tipu calon jamaah haji, dan hasil nilep uang rakyat, harus dirampas kembali, dan dibiarkan melepuh dalam penjara.

Bayangkan jatah haji rakyat yang sudah bertahun-tahun menanti dan menunggu, malah diakali dialihkan jadi kuota plus, kuota plus dijadikan bancakan diperjual belikan, jamaah diperas dipaksa bayar mahal namun akomodasi dan pelayanan yang didapat jauh dari harapan dan diluar ekspektasi, bahkan jauh dari nilai yang dibayarkan. 

Begitupula dengan jamaah lain dijegal dengan cara mempersingkat waktu pelunasan setoran haji, sehingga mereka dipaksa gagal berangkat, dan jatahnya dialihkan ke yang plus. Tak tanggung-tanggung sampai puluhan ribu yang gagal haji, puluhan ribu yang dirampas jatah dan haknya. Beberapa dari mereka ada pedagang sayur, ada nelayan, ada petani, ada guru, yang golongan rakyat biasa, dan mereka sudah bertahun-tahun menanti menuju Baitullah.

Dan biadabnya beberapa yang menggantikan jamaah itu dari kalangan kolega dan kerabat si kutu kupret itu.
Sekelas Ustadz Khalid Basalamah pun kena tipu dan beberapa travel lain, oleh kelompok mereka, padahal kelompok mereka sering membubarkan pengajian Ustadz Khalid, sampai urusan haji pun Ustadz Khalid masih dikadalin, yang sejatinya jamah mereka mau Haji furoda tapi dipaksa ambil Haji Plus dengan alasan regulasi dan aturan.

Organisasi keagamaan besar pun sampai dilibatkan, apalagi sang ketum kakaknya sendiri, pantasan si gembul ini pernah bilang bahwa Kementrian Agama adalah hadiah Negara buat NU, ternyata melalui organisasi ini dia buat buka jalur dan jalan mulus bisa melakukan aksi bejatnya.

Pimpinan Ban Serep ini, yang merasa diri dan kelompoknya paling toleran, ternyata perampok juga, pantasan pundi-pundi rekeningnya cepat berkembang biak tanpa validasi akurat dari laporan LHKPNnya, semoga ini adalah tula buat dia, karena mereka pernah membakar kalimat tauhid, mereka pernah lebih mengutamakan suara lolongan anjing daripada suara adzan, si paling anti radikal radikul, dan yang paling sering adalah ketika mereka merasa paling benar dan sering membubarkan pengajian. 

Acchi
07:06 PM

Friday, 9 January 2026

40 Hari Pasca Bencana Aceh & Sumatera

Capture Medsos X

Empat puluh hari pasca bencana Aceh Sumatera, masih jauh dari pulih, desa masih ada yang terisolir kesulitan akses, listrik masih ada yang belum menyala, air bersih masih seadanya, aktifitas warga dan penyintas tetap berjalan demi bertahan hidup, anak-anak mulai sekolah, hujan masih turun, beberapa daerah masih dilanda banjir dan longsor susulan, tenda pengungsian pun tak luput dari terjangan banjir, kayu gelondongan juga masih terlihat terbawa arus air bah.

Relawan silih berganti shift datang dan pergi, media mulai mengurangi kadar berita bencana disana, rekonstruksi, rehabilitasi, pembenahan infrastruktur sampai rumah hunian terus digenjot, biar bisa ada tempat bernaung.

Beberapa tempat lumpur mulai mengeras, rumah yang tertimbun sampai atap perlu cara extra untuk menyingkirkan, kalau tak ada eskavator akan sulit terasa, sementara bulan Ramadhan semakin dekat.

Sementara di daerah lain juga merasakan kisah pilu, di Kalimantan Selatan dan Halmahera juga ramai di media sosial sedang kebanjiran yang cukup parah juga.

Bencana dahsyat ini membawa cerita duka yang mendalam dan membekas, mengantar seri drama memilukan, setelah sebelumnya seorang jenderal bisa insomnia gara-gara hanya mikir dua tiga biji baut jembatan yang hilang, sementara ribuan korban dan hutan gundul pergi dan hilang tak sampai kepikiran. Dan senyumnya kembali merekah, hidupnya kembali bersemangat ketika ada proyek sumur bor 150 juta pertitik. 

Kemarin ada berita miris di Sumatera Barat, seorang nenek sampai hampir mati digebukin para pembalak hutan yang akan mereka buat tambang.

Influencer diteror, aktivis diintimidasi, wartawan diwanti-wanti, bahkan publik figur mau disogok sampai ratusan juta, biar bisa berbicara dan mengatakan diakun medsosnya, bahwa Aceh dan Sumatera baik-baik saja. 

#PrayForSumatera & Daerah lain yang sedang tertimpa bencana. 🤲🥹

Acchi
08:56 AM

Thursday, 1 January 2026

Persoalan Banjir Influencer Kena Teror


Ancaman banjir masih terus menghantui masyarakat Aceh & Sumatera, kini Kalimantan pun sudah terendam juga.

Drama-drama persoalan musibah juga makin melebar kemana-mana, banjir yang hanya persoalan air, persoalan lumpur dan persoalan kayu gelondongan.

Tapi cerita dibaliknya juga ikut bertumbuh, dikala masyarakat sudah berproses untuk pulih, mulai move on, dan belajar menerima kepasrahan.

Justru ancaman intimidasi dan teror juga turut mengikuti, bagi yang berteriak tentang kebenaran, bagi yang mengungkap fakta, bagi yang berisik tentang deforestasi, pembalakan, dan musibah. Aktifis & relawan diteror, media diintimidasi, influencer diancam, rumahnya dikirimin macam-macam, ayam mati, dilempar telur, dilempar bom molotov, dikirimin surat kaleng sebagai ancaman, kendaraan dirusak.

Berarti ini memang bukan banjir biasa, karena fakta memang menguak bahwa hutan rusak, pohon dicuri, rumah ladang sawah warga hilang, nyawa sanak saudara mereka sudah seribu lebih yang jadi korban, penanganan lamban, desa kampung terisolir, ini sangat mengerikan tapi sampai saat ini tak ada status bencana nasional.

Padahal kemampuan pemerintah terbatas, gengsi menerima uluran tangan dari luar negeri, sehingga lamban terasa bagi warga, lelet terasa bagi influencer, makanya mereka speak_up, kritik, dan berisik, biar ada yang dengar, bahwa bantuan tidak merata, penyintas mulai diserang penyakit, dan problem lainnya.

Sementara persoalan baut dua tiga biji yang hilang di jembatan, serasa lebih berharga, padahal mereka sendiri yang pasang, mereka yang jaga, mereka yang atur kendaraan, sampai jenderal bintang empatnya geram saat konfrensi pers.

Dan anehnya yang jelas-jelas yang rusak didepan mata, penyebab longsor, penyebab rumah tersapu bah, karena hutan dibabat, gunung digerus rata, pohon dijarah, satwa liar dijerat diburu bahkan dianggap hama.

Harusnya kalian tak anti kritik, belajar mendengar, dan harus punya kepekaan, bahwa kenyataan memang itu pahit, bukan malah dengan pakai cara membungkam.

Acchi
09:26 PM