Assalamu Alaikum Selamat Datang Di Blog Kami
Selalu Siap Menerima Kritik Dan Saran Atas Tulisan Dan Konten Di Blog Sederhana Ini...

Wednesday, 8 April 2026

Gencatan Senjata Iran Amerika Selama Dua Pekan

Foto INews

Semalam masa-masa menegangkan bagi dunia global, televisi semua pada bahas eskalasi perang di Asia Barat, tentang batas deadline serangan besar Amerika terhadap Iran, dan kabar baiknya saat pagi hari sudah ada kabar, Iran Amerika melakukan kesepakatan gencatan senjata selama dua pekan yang difasilitasi Pakistan, poin-poin perjanjian saling diterima 15 dari Amerika dan 10 dari Iran, selat Hormuz dibuka, kapal yang ribuan tertahan yang mau masuk dan keluar  sudah bisa lewat dengan kontrol ketat oleh pihak Iran.

Si Tua Bangka Trump yang gila perang mengancam menghancurkan fasilitas sipil dan infrastruktur Iran seperti jembatan, kampus, pembangkit listrik, penyulingan air, sementara Iran tidak gentar, nyali tidak ciut akan ancaman itu, IRGC juga akan membalas dan menghancurkan hal-hal yang sama terutama fasilitas yang ada di Israel dan di Negara Teluk yang bersentuhan langsung dengan Amerika.

Seandainya Trump mengeksekusi ancamannya pagi ini, kemungkinan Iran pagi ini juga akan lebih banyak mengincar kapal yang sudah terkurung di selat Hormuz, Iran menerbangkan rudal dan drone kesasaran dan target yang sudah dikunci sebelumnya, memotong kabel optik Internet bawah laut yang bisa bikin kolaps akses data, dan transaksi ekonomi dunia.

Kita tunggu perkembangan selanjutnya, semoga mereka-mereka ini patuh pada perjanjiannya, tidak saling melanggar, semoga Trump yang sudah pikun tidak kumat, tidak datang penyakit gilanya yang biasa datang tiba-tiba, kalau cuma koar-koar di podium, di Twitter/X, ngaku-ngaku menang perang, anggaplah penyakit NPDnya lagi kambuh, yang bisa bikin repot itu Si Netanyahu masih sering jadi kompor, apalagi sekarang masih menyerang Lebanon, setelah kemarin membunuh tentara Indonesia, sementara Iran seperti lazimnya tidak pernah menyerang duluan, tapi bila diserang mereka siap fight, sudah pasti mereka akan membalas. 

Ketegangan ini sedikit mereda, sambil mereka mengatur strategi atau siasat pasca dua pekan kedepan, apakah akan terus berperang ataukah mendapatkan kesepakatan secara permanen.

Mereka yang berperang satu bumi sampai repot, Geopolitik satu dunia kalang kabut, harga minyak naik, efek domino berimbas, ekonomi terganggu, perdagangan global terhambat, inflasi tak terhindarkan, antri bensin panjang di SpBU sampai harga plastik pun ikut terdampak.

Acchi
01:46 PM

Monday, 6 April 2026

Breaking News BBM Subsidi Tidak Naik Sampai Akhir Tahun



Tadi siang tv breaking news, jajaran menteri ekonomi menginformasikan kebijakan ekonomi terutama persoalan transportasi dan BBM, kabar baiknya BBM subsidi tidak akan ada kenaikan harga sampai akhir tahun nanti, sementara untuk BBM non subsidi tergantung dinamika global, sementara untuk tranportasi udara, pemerintah memberi warning kepada maskapai penerbnagan untuk membatasi kenaikan harga tiket pesawat sampai batas 13% saja. 

Kata Purbaya Menkeu struktur keuangan dan kebijakan ekonomi sampai saat ini masih bisa dikendalikan, sambil berharap harga minyak dunia juga tetap stabil dikisaran harga 100 dollar perbarel.

Pada intinya kebijakan fiskal yang diambil pemerintah, termasuk menekan inflasi akibat terganggunya pasokan minyak karena kondisi perang di timur tengah, masih bisa dikondisikan dengan postur anggaran negara saat ini. Sementara untuk stok BBM juga masih bisa tercover dan terpenuhi, meskipun kurs dollar saat ini sudah 17 ribu perdollar, pasar saham anjlok, APBN defisit alias tekor sampai 240 Triliun
 
Terakhir Menko Airlangga tadi juga mengajak untuk melakukan penghematan energi.

Semoga ini menjadi kabar baik, yang bisa bikin tenang warga, bikin sedikit lega rakyat, semoga tak ada lagi panik buying BBM sampai SPBU terjadi antrian panjang, dan semoga penjual bensin botolan juga bisa sadar diri tidak menaikkan harga seenaknya sendiri.

••••••••••

Disisi lain yang jadi masalah saat ini adalah plastik, terjadi kenaikan harga, karena bahan baku utama (nafta) dari minyak bumi masih import dari timur tengah, sementara jalur distribusi import yang melewati selat Hormuz masih diblokade Iran, sehingga banyak pabrik plastik kesulitan mendapatkan bahan baku, dan dampaknya terganggu pada industri serta produksi, produk yang menggunakan kemasan plastik pasti akan menyesuaikan harga, akan terjadi kenaikan harga, seperti minyak goreng, mie instan, sembako yang di packing pakai bahan plastik, begitu pula untuk pengguna lain yang berhubungan dengan bahan baku plastik, bahkan juga sampai terdampak pada sentra kuliner, penggiat UMKM, pengusaha F&B.

Kantong plastik, kemasan makanan minuman, stereofoam, dll. yang biasa dipakai pedagang UMKM terjadi kenaikan harga, pedagang makin bingung menyiasati harga, hpp terpaksa dihitung ulang, margin makin menipis, porsi diakali biar bisa menyesuaikan harga jual, kemasan disubtitusi kalau memungkinkan, karena ada konsumen dan langganan yang harus dijaga.

Konsumen juga harus melakukan penyesuaian diri, kalau kepasar bisa kembali seperti mamak-mamak zaman dulu yang membawa tas jinjing seperti difoto biar bisa mengurangi kantong plastik, belanja diwarung terutama yang terbiasa bungkus agar membawa rantang sendiri, seperti zaman saya masih SD dulu pakai rantang kalau di suruh beli Coto sama mamak_ku, beli bakso pakai uang Datok_ku atau beli mie kuah kalau disuruh sama tante_ku.

Pedagang UMKM juga misalnya penjual es teler, es doger, jus, cendol dan es-es yang lain, berani memberi sedikit tambahan porsi es bagi pelanggan yang membawa gelas, cerek atau wadah sendiri, atau penjual nasi kuning, penjual mie, pedagang bubur, dll. berani memberi diskon atau potongan harga bagi yang membawa, rantang susun, thinwall, tupperwere sendiri, dan harus berani juga ngomong kepada pelanggannya daripada tupperwere_Ta cuma jadi pajangan dilemari, lebih bagus itu dipakai. 

😆😅🤣😂
  
Acchi
11:16 PM

Sunday, 5 April 2026

Karena Perang Harga Plastik Jadi Naik


Kemarin saya mendengar percakapan antara penjual dan pembeli di dekat pasar, kata penjual kalau dibawah lima ribu kita mau beli pakai kertas dibungkus, sekarang lagi mahal kantong plastik.

Penjual kue depan rumah juga mengatakan begitu pada ipar saya beberapa hari lalu, dan kemarin waktu jogging saya ketemu sahabat saya di lapangan hitam, dia juga mengeluh yang biasanya beli air mineral kemasan perdos harga 13 ribuan sekarang harganya jadi 15-17 ribuan. Dan penjual gado-gado langganan juga harga gado-gadonya sudah menyesuaikan kondisi perang timur tengah, yang sebelumnya dijual 12 ribu kini menjadi 15 ribu. Padahal Bahlil belum menaikkan harga BBM, bagaimana jadinya kalau kira-kira Senin depan harga BBM sudah naik..?.

Kemarin sambil jogging saya berpikir, gara-gara perang Iran Amerika Israel, harga plastik pun jadi berpengaruh, sampai akhirnya setelah nonton PSM vs Solo kemarin yang berakhir imbang 1-1 sama, yang kalau PSM tidak bisa berbenah lebih jauh, sepertinya akan OTW liga dua tahun depan.

Kembali ke plastik, akhirnya setelah nonton bola, ba'da isya sambil makan kue pemberian penjual kue yang tidak habis terjual, saya tanyalah ChatGPT, kenapa plastik mahal, bahan baku plastik dari apa.?, sampai pengaruh perang terhadap plastik apa..?.

Dan jawabannya memang berpengaruh karena, bahan dasar utama plastik itu adalah minyak, dari beberapa proses turunan, ada yang jadi bensin, solar, minyak tanah, avtur, dan nafta. Kemudian Nafta inilah kembali berproses lagi setelah disulin bisa menjadi bahan dasar atau bahan baku biji plastik, jadi kantong, jadi cup, jadi mika, jadi thinwall, jadi stereofoam, pipa bangunan, botol minuman, sampai campuran ban, bahkan bisa jadi campuran pupuk. Dan plastik ini kalau di olah kembali dilakukan pembakaran dan penyulingan bisa kembali menjadi minyak untuk bahan bakar mesin dan kendaraan.

Dan apesnya negeri ini tidak bisa memproduksi nafta, NAFTA masih di import dari Timur Tengah, dari teluk negara negara arab, sementara negara arab lagi terdampak perang, jalur perdagangan selat Hormuz di tutup oleh Iran.

Kalau perang ini tidak berhenti, ditengah daya beli beli masyarakat menurun, negara memberlakukan efisiensi, Prabowo yang masih hobi jalan-jalan keluar negeri, pelaku UMKM pasti akan kesulitan, putar otak untuk menyiasati persoalan kemasan plastik ini, begitu pula penjual bahan bangunan, pabrik pengelolaan plastik, dan lain sebagainya yang berhubungan dengan Nafta ini.

Acchi
11:16 AM

Friday, 3 April 2026

Mabuk Lem Fox



Kemarin pukul dua siang, ban motor depanku bocor, padahal dua hari sebelumnya ban belakangnya baru sudah ditambal karena bocor juga, gumamku dalam hati "gini amat sih ujian Yaa Allah", namun bukan persoalan apes yang kualami karena ban motor muka belakang yang bocor secara runut, yang mau saya cerita disini.

Kemarin waktu lagi tambal ban di bengkel tambal ban, ada anak muda minta lem sama pemilik bengkel, awalnya saya kira anggota bengkel yang mau kerja ban_ku, karena dengan sigap membantu standar dua motorku, setelah itu dia pergi mojok, mengeluarkan lem dari sakunya didalam plastik bening yang diminta tadi, kemudian dia hisap, dia berkata inilah oksigenku, sambil ketawa, tersenyum padaku, dan tersenyum manis pula pada bapak yang satu yang juga sedang menjadi customernya bengkel, sama seperti saya, kami pun hanya tersenyum kecut melihat aksinya. Saya sendiri pasrah menerima berhadapan dengan keadaan seperti itu, tak punya keberanian menegur, karena pikirku orang seperti itu pasti nyalinya lebih besar akalnya sudah mengawang, dunianya berasa sempit, dan dialah merasa paling jago, kepercayaan diri sudah diatas rata-rata, meskipun kelihatannya anak itu sombere, full senyum dan ketawa cengengesan tidak putus, mungkin karena reaksi lem yang dihirup sudah mulai bekerja.

Saat dia menghisap lem, dia menikmati dunianya sendiri, ketika menghirup lem kuning dalam kaleng tersebut, yang harusnya fungsinya jadi perekat, malah dihirup dalam-dalam, tarikan nafasnya begitu kencang, ngomongnya masih terarah, masih nyambung, belum begitu ngelantur, kami ibarat dijadikan penonton di teater melihat aksi solonya, pemilik bengkel hanya bisa menggerutu, omongan nyindir nan pedas terucap beberapa kali, terlihat dari gesturnya dia kesal juga, tapi karena mungkin itu kawannya atau kerabatnya, akhirnya dia kelihatan pasrah juga.

Saat ban motorku masih diutak-atik, masih dicari titik bocornya oleh pemilik bengkel, datanglah kawannya memanggilnya, dan diapun pergi entah kemana, mungkin dia cuma pindah lokasi ke yang lebih sunyi, ke yang lebih bisa menghayati bersama khayalannya, karena bisa jadi kawannya tadi adalah tandemnya.

Ini bukan kali pertama saya mendapati orang atau anak yang menghisap lem fox, waktu di Makassar paling sering mendapati, anak SMP hisap lem dibawah jembatan kanal, diujung gang buntu, terkadang mereka jadi tukang parkir hanya untuk beli lem, bahkan ada setelah menghisap lem kita biasa lihat diberita, dia melakukan aksi kriminal, jadi begal, jadi tukang palak, bertindak anarkis, ikut perang-perang, tawuran, busur-busur orang yang lewat dengan target random.

Ini fenomena yang cukup miris, terjerembab pada masalah tapi memilih jalan keluar yang keliru, hisap lem, narkoba, tramadol, nyeruput Komix sampai bersachet-sachet, padahal itu semua hanya menenangkan sesaat.

Terkadang mereka-mereka itu perlu diperhatikan, diwadahi, didengar keluh kesahnya, tidak dikucilkan, perhatian keluarga yang kurang terkadang punya andil menjerumuskan, kepedulian masyarakat juga perlu, terutama dari tokoh masyarakat, pemuka agama, konseling yang bersifat religiutas, mereka perlu figur yang bisa jadi panutan, yang mengarahkan kejalan yang lurus, dan negara harus hadir memberi problem solve, termasuk lapangan kerja dan tempat berkegiatan yang menghasilkan, agar demi terawatnya generasi.

Semua orang punya masalahnya masing-masing, tapi kepekaan sosial juga tak boleh hilang, jalani hidup secara sederhana, apa adanya, jangan sampai berbuat kriminal, itu sebenarnya sudah lebih dari cukup.

Apalagi hari-hari ini cobaan terasa makin bertambah berat semenjak Iran Amerika Israel berperang, satu bumi jadi repot, satu dunia kena imbas, sampai penjual bensin botolan jual partalite 15 ribu, padahal pemerintah belum naikkan harga, dan naasnya harga komoditi banyak yang ikut naik, dan kalau sudah harga naik, terkadang sudah lupa turunnya. Katte Jojamaki napakamma keadaan.
😅🤣😂😆

Acchi 
00:16 AM

Thursday, 2 April 2026

BBM Tidak Naik


Televisi baru saja siaran Breaking News yang disiarkan langsung dari Seoul Korea Selatan, tentang kebijakan pemerintah dalam menyikapi kondisi Geopolitik Global, terutama ketegangan yang terjadi di Timur Tengah.

Kabar baiknya seperti yang dikatakan Bahlil selaku menteri ESDM, mengatakan persediaan BBM dan Gas masih aman, sumber dan pasokan masih tersedia, untuk harga tidak ada kenaikan terutama BBM dan Gas Subsidi, untuk BBM non subsidi pun demikian, namun akan dikaji sesuai kondisi yang berkembang, BBM juga akan dilakukan penjatahan buat kendaraan.

Sementara Menko Perekonomian Airlangga Hartanto, menghimbau penghematan BBM dan energi, PNS dan ASN dalam lima hari kerja, hari jumatnya dilakukan WFH/Anywhere, kecuali buat kantor-kantor yang pelayanan publik dan perbankan.

Untuk MBG juga kena pangkas, yang kemarin jatah siswa tujuh hari plus hari libur, tadi dikatakan MBG hanya dijatah lima hari, untuk mendapatkan penghematan sebesar 20 Triliun, namun dibeberapa tempat dikecualikan, terutama penerima yang lebih prioritas.

Terakhir konfrensi pers yang dikomandoi oleh Seskab Teddy, mengatakan semua ini masih bersifat dinamis tergantung kondisi perkembangan global.

Semoga pernyataan para menteri dan pejabat negara, bisa memulai dari diri mereka sendiri, efisiensi tidak saja harus ditekankan pada rakyat semata, Prabowo dan mentrinya harus mengurangi jalan-jalannya keluar negeri yang dampaknya tidak terlalu signifikan buat Rakyat.
Dan yang terakhir semoga penjual bensin botolan juga harus sadar dirilah karena harga bensin belum dinaikkan oleh pemerintah. 😆😂🤣😅

Acchi
02:56 PM