Assalamu Alaikum Selamat Datang Di Blog Kami
Selalu Siap Menerima Kritik Dan Saran Atas Tulisan Dan Konten Di Blog Sederhana Ini...

Thursday, 29 January 2026

Board Of Peace Cuma Ambisi Trump Semata



Trump memang sinting, menculik Presiden Venezuela hanya karena persoalan minyak, tapi dia bumbui soal narkotika, Greenland pun dia mau caplok hanya karena paranoid takut diserang sama Rusia dan China dari arah Greenland, Iran pun mau dia serbu gara-gara nuklirnya makin berkembang pesat meskipun diblokade, kemudian dia buat alasan untuk melegitimasi aksinya atas nama rakyat Iran yang tertindas, dan yang terbaru Trump lagi buat Genk, yang mereka namai Board of Peace, yang katanya buat untuk pembagunan dan merestorasi kembali GAZA Palestina yang telah hancur lebur karena Israel, tapi ini rasanya hanya akal-akalan belaka hanya demi kepentingan Zionis Israel semata...

Dan lucunya Republik Fufufafa juga ikut terlibat, ikut ambil bagian, ikut masuk dengan Genk buatan Si Trump dan Si Netanyahu, dan harus pula menggelontorkan dana sampai 1 Milyar Dollar yang setara dengan 17 Triliun rupiah lebih.

Proyek Gila ini, absurdnya tidak ngotak bangat karena tak melibatkan sedikitpun Palestina, yang punya tanah air, yang rakyatnya teraniaya, yang dibunuh, dibantai dan rumahnya dihancurkan, yang di dzalimi oleh Zionis dan Netanyahu.

Bikin muak rasanya melihat kondisi seperti ini, capek-capek boikot produk pro Israel, prembule di undang-undang dasar bahwa penjajahan didunia harus dihapuskan itu belum direvisi, masih ada, masih dibacakan setiap upacara Senin disekolahan, dan selama ini, negeri ini juga selalu mengambil posisi Non Blok tapi kali ini malah jadi Go Blok gini rasanya,...

Dan dari seluruh dinamika persoalan, invasi, genosida, kolonialisme, pencaplokan, darah & air mata, simpati, solidaritas... 

Eh... Tiba-tiba Si Wwok Gem6ul dengan sepak terjangnya tanpa aling-aling tanpa konsultasi dengan rakyat, langsung nyosor masuk Genk Trump, yang mirisnya lagi malah seenaknya ngomong kita harus melindungi keamanan Israel 😡, ini anomali, pernyataan seperti ini sungguh memilukan dan pastinya melukai perasaan rakyat Palestina yang tertindas... 

☝️🇲🇨 🇵🇸 Stand with Palestine...

Nb:
*Capture Foto Medsos

Acchi
09:16 PM

Es Kuwe Dikira Sponse



Lagi ramai-ramai soal demo PDAM yang nyaris bersamaan demo sampah. Warga berharap semoga air ledeng tetap mengalir mengisi gumbang-gumbang warga, meskipun karyawannya demo, bahkan sampai ada yang pecahin kaca pula. apalagi dibeberapa tempat, air ledeng werga tidak mengalir, dan semoga juga masalah persampahan juga cepat tuntas, biar clean and clear, biar Adipura bisa direngkuh kembali. 😆

Mari kita dinginkan dengan berita diseberang sana. Tadi melihat berita ada Tentara sama Polisi lagi memeriksa penjual Es Kuwe (Es Gabus) karena dikira jualannya dicampur sponge. Meskipun pada akhirnya kasus ini sudah dianggap clear, tentara polisi sudah minta maaf, dan tidak seperti apa yang ada dipikiran polisi dan tentara itu, Pak Sudrajat juga harga dirinya sudah dipulihkan walau sempat dipukuli dan ditendang sama keparat Parjo & Parcok, Dan naasnya Pak Sudrajat sampai trauma dan belum berjualan lagi gara-gara kena fitnah dari aparat yang masa kecilnya mungkin tidak pernah makan Es Gabus, 🤣

Pak Sudrajat juga sudah mendapatkan perhatian dari pemerintah setempat juga mendapatkan bantuan dll. 

Namun yang bikin ngakak adalah komentar-komentar lucu nitizen, akibat kasus ini yang lagi viral dan masih terus bergulir. 😆

Padahal Es Kuwe dari zaman dulu sudah ada, Era pasca kemerdekaan sudah ada yang jual, bahkan jamanku masih SD salah satu jajanan andalanku juga ini Es, karena berdasarkan keyakinan saya Es ini bisa mendinginkan otak setelah kena pote-pote dari guru, gara-gara tidak bisa jawab pertanyaan matematika akar kuadrat. 😅

Di Jalan Mangga Dg_Abo yang menjual Es  seperti ini, Kulkas frezernya selain diisi Es Batu, Es Kuwe juga ikut mengisi sekat-sekat ruang kulkasnya, Es_nya ada warna hijau dan pink dipotong-potong pipih dibungkus plastik bening, harganya juga merakyat. 

Suatu waktu saya pulang kerumah sambil makan Es Kuwe, Ibu saya minta Es yang sisa sedikit itu, hanya 2-3 gigitan lagi, ternyata Ibu saya lagi ta'ggantung, disuruhlah saya pergi beli lagi, ternyata Es jualan Dg_Abo lagi laris manis, Sold Out semua yang tersisa hanya Es Batu.

Sampai akhirnya karena cinna_nya ibu saya sudah tak tertahankan lagi, dan pas lagi gabut-gabutnya, sisa-sisa adonan kue lebaran, tepung, kasumba, dan gula di buat jadi Es Kuwe juga, 🤭

Ah... Gara-gara Kasus Es Kuwe viral, terpaksa memori masa silam menjadi kembali flashback kebelakang, dimana ada experience dan nostalgia tersendiri, ada romantisme masa kecil dan ada drama-dramanya yang terkenang kembali. 🙂

Nb:
*Foto Capture Medsos

Acchi
09:06 PM


Thursday, 22 January 2026

KPK Cokok Walikota Madiun & Bupati Pati

Capture Foto Sumsel Keras


Kemarin KPK menangkap dua kepala daerah sekaligus, yaitu: Walikota Madiun "Maidi" dan Bupati Pati "Sudewo", Walikota Madiun ini kebetulan orang titipan Jokowi (salah satu finalis OCCRP). dan Bupati Pati kader Gerindra, yang beberapa bulan tahun kemarin sempat heboh didemo warganya karena menantang warganya turun demo akibat mau menaikkan pajak yang cukup besar, Bupati Pati juga sempat di usul untuk di Makzulkan oleh warganya sendiri, tapi dalam sidang di DPRD masih lolos, karena mayoritas anggota dan fraksi DPRD nya tidak setuju pemberhentiannya, sampai akhirnya KPK mencokoknya dengan operasi tangkap tangan, Dan besar kemungkinan dia tidak akan lolos lagi, apalagi tertangkap karena OTT.

Bupati, Walikota, sampai Gubernur terkadang masih ada yang suka buka jalur baru, mencoba melenceng, mencari celah-celah tipis, padahal rel dan aturan sudah ada ketetapannya untuk menjalankan roda pemerintahannya.

Mereka sering lupa diri tergiur fee proyek, bancakan dari izin tambang, manipulasi dana alokasi, utak-atik dana hibah dan CSR, MarkUp Anggaran pembangunan dan rehabilitasi.

Apalagi standar hidup yang Hedon ikut mempengaruhi, biaya dana kontestasi dan kampanye yang cukup menguras rekening, apalagi sebagian besarnya dari utang dan gadai aset properti. Semua itu bisa bikin hijau mata untuk berbuat culas.

Padahal mereka sudah diberi pembekalan dan penggemblengan, Retret di akademi militer Magelang.

Kepala daerah harus waspada dengan permainan dan atur mengatur proyek. Kemarin di daerah kita ini, sempat viral rekaman percakapan yang menyangkut pautkan nama Bupati, ini bisa menjadi alarm sebagai peringatan, elemen masyarakat sudah ada yang turun aksi juga kemarin, berdasarkan pantauan di media sosial.

Ingat KPK beberapa tahun terakhir ini dan yang sekarang, berbeda dengan KPK zamannya Abraham Samad, kalau zamannya Abraham Samad OTT itu yang menyuap dan yang disuap memang karena tertangkap basah di hotel, diparkiran basement, dijalan, mobil dikejar dipepet kemudian ditemukan barang bukti duit dalam koper atau kardus. Sementara KPK zaman Firli sampai saat ini, tafsiran OTTnya memang agak lain. Gubernur yang sedang nyenyak tidur di Rujab pun bisa dikategorikan OTT...

Waspadalah...
Sebab KPK tidak saja menjadi instrumen hukum tapi juga bisa menjadi alat politik... 😆😅🤣😂

Acchi
09:26 PM

Pesawat ATR Jatuh Di Gunung Bulusaraung Pangkep

Capture Medsos Makassar Info


Masih tidak habis pikir saya, kenapa bisa pesawat ATR 42-500, itu sampai belok ke Gunung Bulusaraung, sepertinya memang ada yang salah dari navigasinya, atau memang terpaksa menukik jauh ke arah gunung, karena pengaruh cuaca buruk. Perasaan kalau kita naik pesawat dari bandara-bandara di pulau Jawa apabila sudah mau landing di Bandara SuL_Has Makassar, rute pesawat selalu diatas laut, makanya kalau kita lihat dari balik jendela pesawat, yang kita lihat kebanyakan kepulauan Pangkep dan kepulauan spermonde Makassar.

Sudah ada foto dan video yang memperlihatkan serpihan pesawat diatas gunung Bulusaraung Pangkep, ada juga kesaksian dari pendaki yang melihat kejadian, dan menemukan banyak serpihan, jadi foto pesawat utuh bersama kobaran api itu sepertinya by AI, kabarnya juga satu penumpang telah ditemukan oleh warga dalam keadaan meninggal dunia, di kedalaman jurang yang terjal dan curam. 

Beberapa serpihan ada juga yang dibawa turun, saya juga masih heran kalau ada kejadian kecelakaan pesawat baik dilaut maupun didarat serpihannya selalu dikumpulkan, bikin repot saja, apalagi kalau medannya yang sulit terjal, atau kedalaman laut, kalau pun katanya untuk kepentingan penelitian mencari tahu penyebab kecelakaan, memangnya mau dirangkai seperti puzzle..?, padahal yang paling diperlukan hanya black box_nya, cukup itu saja yg dicari, dokumen identitas korban dan korban_nya sendiri, selebihnya biarkan saja tenggelam didasar laut jadi terumbu karang dan tertinggal di hutan belantara menyatu dengan alam. Kecuali kalau ada serpihan dikebun warga, diperkotaan, daerah padat penduduk barulah dibereskan, atau biarkan pengepul barang rongsokan yang bereskan biar bisa dijual ditukang loak.

Semoga kru pesawat dan penumpang lainnya juga bisa segera ditemukan,  begitu pula black_boxnya biar riwayat rekaman penyebab kecelakaan bisa dengan cepat pula diketahui publik...

Acchi 
08:56 PM

Thursday, 15 January 2026

Pegawai Dapur MBG Jadi ASN PPPK


Luar biasa proyek makan siang gratis untuk siswa-siswi ini, kabarnya pegawai dapur akan diangkat menjadi ASN P3K, gaji dari Negara, beban pemilik dapur SPPG akan berkurang, untung makin tebal, apalagi menu tetap alakadarnya, mereka tak perlu lagi memikirkan upah kerja hasil keringat para pegawai dapur, sebab sebentar lagi pegawai dapur akan kecipratan status PNS/ASN P3K.

Negara untuk tahun 2026 mengalokasikan anggaran sampai 335 Triliun, artinya satu Triliun lebih perhari dipakai untuk proyek makan siang ini, dan diambil dari anggaran pendidikan sampai 60% lebih, tidak saja itu, anggaran kesehatan pun ikut kesedot juga, bahkan Negara sampai ngutang lagi 800 Triliun lebih untuk  menambal APBN tahun ini, termasuk untuk membiayai program andalan ini yang hanya bermuara sampai septic tank saja. 

Kali ini Negara lebih mengutamakan mengenyangkan para murid, dibanding mencerdaskan kehidupan berbangsa, nutrisi perut nomor satu, nutrisi otak nomor sekian, kesehatan rakyat biar dibelakangan. Makanya semua perangkat yang berhubungan dengan program makan siang gratis ini lebih utama, lebih di prioritaskan, pegawai dapur akan lebih cepat merasakan status PNS P3K, dibanding guru honorer, dibanding bidan dan perawat dipuskesmas kampung, bahkan yang bertahun-tahun mengabdi, mengajar murid dan membersamai pasien, statusnya masih menggantung, gaji pun demikian, pegawai dapur bisa dapat gaji bulanan yang standar, sementara guru honorer, bidan dan perawat desa, yang upahnya tidak seberapa, cukup dirapel pertiga bulan, itupun kalau tidak ada kendala.

Potret buram pendidikan kita yang masih compang-camping dan tidak merata, kualitas yang masih mengalami disparitas bahkan masih ada yang stagnan jalan ditempat, layamutu wala yahya, sarana dan infrastruktur, yang masih perlu pembenahan, perbaikan, dan peningkatan standar kualitas, terpaksa harus menerima kenyataan pahit bahwa anggaran yang hanya tersisa 30an persen itulah, yang akan mengisi slot-slot kosong, seperti pembenahan plafon atap kelas, pengadaan buku, dan lain sebagainya, begitu pula untuk anggaran kesehatan, buat beli alkes dan obat, kemudian untuk dibagi keseluruh propinsi, kabupaten di Negeri ini. 

Semoga saja proyek mengenyangkan perut ini, makin berkualitas, makin bertumbuh kepada banyak penerima manfaat, didesa, sampai daerah pedalaman dan terluar, kontrol makin meningkat, makanan tersaji makin beragam, makin higenis, makin bernutrisi dan bergizi, sebab sampai kemarin masih ada berita, kepala sekolah ngamuk karena anak muridnya diberi makanan basi. Masih ada pula berita tentang keracunan massal sehabis menyantap sajian MBG ini.

Sementara untuk persoalan nutrisi otak dan kesehatan biarkan menyusul dibelakang, persoalan honorer cukup didoktrin kata pengabdian & kata ikhlas, persoalan fasilitas sekolah, poliklinik kampung yang tidak memadai biarkan menyesuaikan dengan ritme keadaan.

Merdekalah, pajabat, politisi, pengurus partai, tentara, polisi, anggota dewan yang punya banyak dapur. Gaji pun tidak goyang, proyek mengalir mulus lancar jaya.

Meranalah para honorer yang belum terangkat P3K, begitupula sebagian rakyat karena ada beberapa tempat ikut terdampak akibat program ini, bahan kebutuhan harian mengalami inflasi kenaikan harga bahan pokok dan kelangkaan, sebab bahan pokok seperti beras, telur, ayam, tempe, buah dan perbumbuan banyak di borong dapur SPPG.

Program andalan ini, bisa membuat pejabat tersenyum lebar, anak yang sekolah dibuat kenyang, sementara anak yang tidak mampu sekolah, honerer, rakyat, yang masih nganggur, juga tidak begitu meradang dengan nasibnya, Apalagi kata Prabowo: yang dia kutip dari lembaga survey, bahwa kita ini Negara yang rakyatnya paling "BAHAGIA" 😂... 

Acchi
09:26 PM

Yaqult Tersangka Kuota Haji



Sudah lama saya menunggu Yaqult bangsad satu ini menjadi tersangka semoga cepat berbaju orange, sampai akhirnya tiba juga kabar gembira ini.

Bajingan ini daya rusaknya sangat fatal apalagi didukung penuh oleh Mlyno, dan besar harapan Mlyno juga harus diusut, mulai dari kasus haji, kasus korupsi laptop, kasus gula, kasus judol, dll. Sebab tidak mungkin tidak ada setoran anak buah keatasan.

Kembali ke Bangsat satu ini, yang merasa dirinya dan kelompoknya paling pancasilais paling NKRI, Si Pro Israel, nyatatanya pengejar bancakan juga.

Dia harus dapat vonis berat, harta rampokan dari jual agama, dari tipu-tipu calon jamaah haji, dan hasil nilep uang rakyat, harus dirampas kembali, dan dibiarkan melepuh dalam penjara.

Bayangkan jatah haji rakyat yang sudah bertahun-tahun menanti dan menunggu, malah diakali dialihkan jadi kuota plus, kuota plus dijadikan bancakan diperjual belikan, jamaah diperas dipaksa bayar mahal namun akomodasi dan pelayanan yang didapat jauh dari harapan dan diluar ekspektasi, bahkan jauh dari nilai yang dibayarkan. 

Begitupula dengan jamaah lain dijegal dengan cara mempersingkat waktu pelunasan setoran haji, sehingga mereka dipaksa gagal berangkat, dan jatahnya dialihkan ke yang plus. Tak tanggung-tanggung sampai puluhan ribu yang gagal haji, puluhan ribu yang dirampas jatah dan haknya. Beberapa dari mereka ada pedagang sayur, ada nelayan, ada petani, ada guru, yang golongan rakyat biasa, dan mereka sudah bertahun-tahun menanti menuju Baitullah.

Dan biadabnya beberapa yang menggantikan jamaah itu dari kalangan kolega dan kerabat si kutu kupret itu.
Sekelas Ustadz Khalid Basalamah pun kena tipu dan beberapa travel lain, oleh kelompok mereka, padahal kelompok mereka sering membubarkan pengajian Ustadz Khalid, sampai urusan haji pun Ustadz Khalid masih dikadalin, yang sejatinya jamah mereka mau Haji furoda tapi dipaksa ambil Haji Plus dengan alasan regulasi dan aturan.

Organisasi keagamaan besar pun sampai dilibatkan, apalagi sang ketum kakaknya sendiri, pantasan si gembul ini pernah bilang bahwa Kementrian Agama adalah hadiah Negara buat NU, ternyata melalui organisasi ini dia buat buka jalur dan jalan mulus bisa melakukan aksi bejatnya.

Pimpinan Ban Serep ini, yang merasa diri dan kelompoknya paling toleran, ternyata perampok juga, pantasan pundi-pundi rekeningnya cepat berkembang biak tanpa validasi akurat dari laporan LHKPNnya, semoga ini adalah tula buat dia, karena mereka pernah membakar kalimat tauhid, mereka pernah lebih mengutamakan suara lolongan anjing daripada suara adzan, si paling anti radikal radikul, dan yang paling sering adalah ketika mereka merasa paling benar dan sering membubarkan pengajian. 

Acchi
07:06 PM

Friday, 9 January 2026

40 Hari Pasca Bencana Aceh & Sumatera

Capture Medsos X

Empat puluh hari pasca bencana Aceh Sumatera, masih jauh dari pulih, desa masih ada yang terisolir kesulitan akses, listrik masih ada yang belum menyala, air bersih masih seadanya, aktifitas warga dan penyintas tetap berjalan demi bertahan hidup, anak-anak mulai sekolah, hujan masih turun, beberapa daerah masih dilanda banjir dan longsor susulan, tenda pengungsian pun tak luput dari terjangan banjir, kayu gelondongan juga masih terlihat terbawa arus air bah.

Relawan silih berganti shift datang dan pergi, media mulai mengurangi kadar berita bencana disana, rekonstruksi, rehabilitasi, pembenahan infrastruktur sampai rumah hunian terus digenjot, biar bisa ada tempat bernaung.

Beberapa tempat lumpur mulai mengeras, rumah yang tertimbun sampai atap perlu cara extra untuk menyingkirkan, kalau tak ada eskavator akan sulit terasa, sementara bulan Ramadhan semakin dekat.

Sementara di daerah lain juga merasakan kisah pilu, di Kalimantan Selatan dan Halmahera juga ramai di media sosial sedang kebanjiran yang cukup parah juga.

Bencana dahsyat ini membawa cerita duka yang mendalam dan membekas, mengantar seri drama memilukan, setelah sebelumnya seorang jenderal bisa insomnia gara-gara hanya mikir dua tiga biji baut jembatan yang hilang, sementara ribuan korban dan hutan gundul pergi dan hilang tak sampai kepikiran. Dan senyumnya kembali merekah, hidupnya kembali bersemangat ketika ada proyek sumur bor 150 juta pertitik. 

Kemarin ada berita miris di Sumatera Barat, seorang nenek sampai hampir mati digebukin para pembalak hutan yang akan mereka buat tambang.

Influencer diteror, aktivis diintimidasi, wartawan diwanti-wanti, bahkan publik figur mau disogok sampai ratusan juta, biar bisa berbicara dan mengatakan diakun medsosnya, bahwa Aceh dan Sumatera baik-baik saja. 

#PrayForSumatera & Daerah lain yang sedang tertimpa bencana. 🤲🥹

Acchi
08:56 AM

Thursday, 1 January 2026

Persoalan Banjir Influencer Kena Teror


Ancaman banjir masih terus menghantui masyarakat Aceh & Sumatera, kini Kalimantan pun sudah terendam juga.

Drama-drama persoalan musibah juga makin melebar kemana-mana, banjir yang hanya persoalan air, persoalan lumpur dan persoalan kayu gelondongan.

Tapi cerita dibaliknya juga ikut bertumbuh, dikala masyarakat sudah berproses untuk pulih, mulai move on, dan belajar menerima kepasrahan.

Justru ancaman intimidasi dan teror juga turut mengikuti, bagi yang berteriak tentang kebenaran, bagi yang mengungkap fakta, bagi yang berisik tentang deforestasi, pembalakan, dan musibah. Aktifis & relawan diteror, media diintimidasi, influencer diancam, rumahnya dikirimin macam-macam, ayam mati, dilempar telur, dilempar bom molotov, dikirimin surat kaleng sebagai ancaman, kendaraan dirusak.

Berarti ini memang bukan banjir biasa, karena fakta memang menguak bahwa hutan rusak, pohon dicuri, rumah ladang sawah warga hilang, nyawa sanak saudara mereka sudah seribu lebih yang jadi korban, penanganan lamban, desa kampung terisolir, ini sangat mengerikan tapi sampai saat ini tak ada status bencana nasional.

Padahal kemampuan pemerintah terbatas, gengsi menerima uluran tangan dari luar negeri, sehingga lamban terasa bagi warga, lelet terasa bagi influencer, makanya mereka speak_up, kritik, dan berisik, biar ada yang dengar, bahwa bantuan tidak merata, penyintas mulai diserang penyakit, dan problem lainnya.

Sementara persoalan baut dua tiga biji yang hilang di jembatan, serasa lebih berharga, padahal mereka sendiri yang pasang, mereka yang jaga, mereka yang atur kendaraan, sampai jenderal bintang empatnya geram saat konfrensi pers.

Dan anehnya yang jelas-jelas yang rusak didepan mata, penyebab longsor, penyebab rumah tersapu bah, karena hutan dibabat, gunung digerus rata, pohon dijarah, satwa liar dijerat diburu bahkan dianggap hama.

Harusnya kalian tak anti kritik, belajar mendengar, dan harus punya kepekaan, bahwa kenyataan memang itu pahit, bukan malah dengan pakai cara membungkam.

Acchi
09:26 PM