Assalamu Alaikum Selamat Datang Di Blog Kami
Selalu Siap Menerima Kritik Dan Saran Atas Tulisan Dan Konten Di Blog Sederhana Ini...

Friday, 30 October 2026

Coffee Shop Menjamur


Ba'da shubuh tadi olah raga ringan jogging sedikit karena kebanyakan jalan santainya, petugas kebersihan juga sudah mulai beraktifitas, semoga kota ini bisa mempertahankan piala atau predikat Adipura lagi berkat kontribusi petugas kebersihan dan sebagian orang yang sangat sadar mencintai kebersihan.

Di tengah-tengah menghirup udara pagi, dan bau sayur segar yang di jajakan pagandeng yang sedang melintas membelah jalan, ada yang menarik perhatianku ada box Kopi Nescafe, pikirku ini cuma branding, atau bisa jadi Nescafe sudah turun langsung ikut menyeduh dan menggarap dunia perkopian pada konsumen tingkat akhir, mereka ikut nimbrung bersama dengan skala UMKM yang saat ini memang lagi booming, gerai kopi kekinian, coffee shop yang menjamur, sudah ada di mana-mana, bahkan saling berdekatan, dan tak sampai jarak beberapa meter, bahkan kemarin ada yang baru grand opening lagi, baru launching langsung promo pangkas harga hampir setengah harga untuk testing rasa buat new customernya.

Belum lagi kopi keliling juga masih eksis meskipun beberapa kelihatan yang sudah tumbang, kabarnya karena sepeda listriknya akinya soak sudah kalah.

Kembali ke Nescafe, Nescafe ini pemain besar, kopinya sudah familiar sama dengan kopi kapal api, penikmatnya cukup banyak, kopinya masuk mall, ada di bandara, masuk cafe ternama bahkan sampai di seduh di pedagang kaki lima pun ada, dengan turun langsungnya Nescafe semoga bisa menambah warna dan pemain dalam dunia coffee shop, dan semoga pula terjadi persaingan sehat di dunia perkopian, apalagi Coffee shop UMKM ini terlahir dari kalangan masyarakat biasa, skala kecil yang sedang merintis dan berusaha bertumbuh, tentu tidak seperti dengan Nescafe yang sudah punya branding kuat, terlanjur punya nama besar, pangsa pasar sudah mengakar, konsumen loyal, harga kopi dipasaran bisa mereka kontrol ritmenya.

Beberapa bulan lalu atau tahun kemarin saya termasuk masih menikmati kopi hitam sachetnya Nescafe varian robusta, karena ada beberapa kopi memang yang sejak dari dulu saya doyan kalau di kopi hitam, kopi Toraja, kopi Banyorang bahkan kopi Gayo Aceh saya pernah cicipi saat kawan saya tugas di sana mengirimi saya kopi Aceh, kalau sachetan yang paling sering memang kopi kapal api dan Nescafe.

Kalau kopi yang manis-manis sachetan biasanya nyicipi yang three in one kopi mix dari indocafe, seperti ABC, Torabika, Luwak, TOP kopi, sampai pernah coba juga Kopi gula aren.

Waktu di Makassar pernah nyicip kopi excelso di mall yang harganya tidak ramah di kantong, untungnya saat itu cuma di traktir teman 🤭, kalau di Makassar enaknya ngopi di sekitaran jalan Bandang Tinumbu, Warkop Azzahra, Dottoro dan sekitarnya banyak warkop murah tapi rasa masih mantul, warkop yang familiar seperti Dg Sija, atau Dg Anas juga punya konsumen masing-masing, Warkop legend Phoenam, Hai Hong juga punya penikmat sendiri, kalau dekat rumah warkop H. Bada' jalan Batu putih juga selalu punya cerita tersendiri.

Untuk sementara karena Nescafe masuk daftar blokir, karena grup Nestle terafiliasi pendukung genosida, pembantaian Israel ke rakyat  Palestina khususnya warga Gaza, akhirnya saya pindah, subtitusi ke kopi kapal api yang kebetulan juga baru merilis kopi terbarunya, kopi kapal api meluncurkan kopi instan tanpa ampas juga, mirip punya Nescafe yang sudah sejak dari dulu punya kopi tanpa ampas, Kopi instan kapal api ini di mix di blend Robusta Arabika, bisa diseduh panas atau dingin pula, rasanya juga tak kalah gacor, tapi kalau dibandingkan dengan kapal api yang ada ampasnya masih nendang sih rasanya yang ada ampasnya. Dan yang pastinya bagi saya sih ngopi itu selain soal rasa, lebih nikmat kopi yang diseduh air panas di banding yang dingin di isi es batu. 🙂 ☕

Acchi
Sangkar Hijau
10 : 06 PM