Assalamu Alaikum Selamat Datang Di Blog Kami
Selalu Siap Menerima Kritik Dan Saran Atas Tulisan Dan Konten Di Blog Sederhana Ini...

Wednesday, 8 July 2026

Negeri Serba Pajak



Pas baru buka pintu pagi tadi, ada petugas yang bagi-bagi kertas hijau putih warna tosca, di depan rumah tetangga, dan ternyata saya juga kebagian, awalnya saya kira kupon undian umroh atau bansos, 😅 pas saya lihat, walah, eh... ternyata lembar kertas SPPT PBB, pajak bumi bangunan.

Yang mana salah satu obyek pajak yang paling tidak masuk di akal ku,🤭. Kertasnya aja tertulis Surat pemberitahuan pajak terhutang, kita dianggap ngutang, 🙄. Bayangkan tanah sendiri, bangun rumah sendiri, pemerintah dengan entengnya tarik pajaknya padahal tidak bantu beli, apalagi bantu bangun rumahnya, padahal waktu beli sudah terlebih dahulu kena pajak, mau dibanguni rumah kena lagi biaya IMB dan pajaknya, bahkan untuk mau jual tanah dan bangunannya kena pajak lagi, kena PPH dan BPHTB, pas bangunannya dipakai usaha lagi-lagi kena pajak. 😁

Sementara tanah ini sifatnya statis, tidak kemana-mana, tetap pada tempatnya, kalau pajak kendaraan masih bisalah saya tolerir dan masih masuk akal dikenakan pajak, meskipun pajak kendaraan di Negeri ini tidak ngotak juga, dibanding Negara tetangga, yang perbandingan nilai pajaknya sangat jomplang, di Negeri seberang bisa murah, sementara di sini pajaknya mencekik dan menguras kantong. Namun okelah kendaraan di pajaki karena kendaraan yang sifatnya mobile, bergerak menggunakan jalan, sebab jalan butuh biaya, mulai dari biaya pembuatan, pengaspalan, perbaikan sampai penambalan, semua butuh dana.

Kemarin melihat di Facebook, Bupati lagi tinjau jalan di suatu tempat yang sudah rusak parah, yang kabarnya sudah akan dikerjakan, ini salah satu fungsi bayar pajak kendaraan yang saya maksud masih masuk diakal ku karena bisa dipakai untuk perbaikan jalan. Tapi ada juga berita menteri PU lagi kunjungan dinas, kunjungan kerja ke Amerika, sambil bawa anak istri pakai duit dari pajak rakyat, apalagi kabarnya sambil mau nonton piala dunia disana, 😆, dan yang paling diluar nurul, kemarin saya lihat video di medsos Gubernur lagi tantrum, ketika dia menonton konten di tiktok, banyak warga yang tanam pisang di jalan berlubang, dan anehnya Gubernur malah bikin pernyataan, kalau jalan yang ditanami pisang oleh warga tidak akan diperbaiki 😂. 

Gubernur seperti ini rada-rada koslet menurutku, tidak mau terima realitas yang terjadi di lapangan, di kritik baperan, padahal gajinya dari pajak rakyat juga, dia harus paham bahwa warga berbuat demikian karena sudah merasa tersiksa, bahkan sudah ada yang mengalami sampai tahunan, karena jalannya di saat panas berdebu, di saat hujan jadi kubangan, dan warga itu juga tetap bayar macam-macam pajak, mulai dari PBB, pajak kendaraan, sampai PPN yang sering nongol di struk belanja atau pembayaran. 🤣...

Acchi
08:06 PM