![]() |
| Capture Media Sosial |
Lihatlah atraksi pejabat, ketika mengunjungi bencana, ada yang mikul beras, padahal dari tanda tanganyalah konsensi lahan di buka, dan efeknya terasa saat ini.
Dengarlah ucapannya, dibawah tenda pengungsi dia ngomong mau nangkap maling-maling, padahal dia sendiri nyinyir tentang deforestasi.
Dan yang paling miris, jelas-jelas kayu gelondongan yang keluar dari persembunyiannya, masih dikatakan pohon tumbang, padahal jelas-jelas tanpa akar, tanpa ranting dan daun, terpotong simetris.
Yang paling miris ada pejabat, sampai tega mengatakan bahwa bencana hanya heboh di media sosial, padahal sudah ratusan jiwa yang mati, yang hilang banyak, rumah tertimbun, jembatan putus, ratusan ribu mengungsi.
Bikin muak memang mereka-mereka itu, busuk dan culas cara pikirnya, selalu saja ada alasan untuk ngeles. Bgsd...
Acchi
10:06 PM
