Assalamu Alaikum Selamat Datang Di Blog Kami
Selalu Siap Menerima Kritik Dan Saran Atas Tulisan Dan Konten Di Blog Sederhana Ini...

Thursday, 19 March 2026

Mudik


Di malam akhir Ramadhan, disebagian kecil orang beriktikaf di masjid dengan penuh harap malaikat datang menjemput doa-doa atau sekedar mencatat amalan, diruas jalan melintas kendaraan roda dua maupun mobil para pemudik, para pelintas yang pulang membawa rindu, membelah keheningan malam, kebanyakan dari Makassar menuju selatan, ada yang ke Sinjai, Bulukumba, dan pemudik yang sedang mengejar Fery penyeberangan ke Selayar.

Beberapa warung makan terlihat buka, mencoba mengais rezeki dinihari buat pelintas yang hendak sahur.

Masjid dan Mushallah selain SPBU masih menjadi primadona untuk tempat menumpahkan isi kandung kemih yang sudah penuh, ada yang sekedar meluruskan badan, meneguk kopi dan membakar rokok, ada yang gelar tikar untuk kantuk yang tak bisa lagi dilawan.

Pulang kampung itu bukan sekadar perjalanan, tapi kembali pada pelukan yang tak pernah lupa namamu.

Di jalan panjang yang berdebu, berlubang, berliku, dan terkadang menantang.

Setiap langkah membawa kenangan tentang tawa, suka dan duka yang dulu tertinggal di kampung halaman.

Tentang suara ibu dan keluarga yang selalu lebih hangat dari senja.

Tentang ketupat, burasa yang dimasak diatas tungku kayu bakar.

Mudik adalah bahasa hati, yang tak butuh peta selain rasa ingin pulang.

Meski jarak mengajarimu kuat, daerah tempat merantaumu yang terkadang penuh perjuangan, rumah tetap selalu mengajarimu lembut.

Dan saat pintu itu terbuka, kau sadar, yang kau cari selama ini bukan tempat.

Melainkan rasa yang memanggilmu, Pulanglah, selama kampungmu masih ada, selama orang tuamu masih mengharapkan kehadiranmu.

Dan para Mudikers, tetap hati-hati, safety ride yang utama, biar di hari lebaran kelakar dan senyum terasa sempurna.

Acchi
01:16 AM
(30/9/1447)
☝️🇵🇸