Assalamu Alaikum Selamat Datang Di Blog Kami
Selalu Siap Menerima Kritik Dan Saran Atas Tulisan Dan Konten Di Blog Sederhana Ini...

Friday, 28 November 2025

Damkar Di Anggap Lamban



Ada postingan di grup lokal yang mempertanyakan tentang kebakaran semalam,  postingannya seolah-olah menyalahkan Tim Damkar karena ada korban sementara basecampnya tidak terlalu jauh dari lokasi.

Saya kebetulan pernah beberapa kali beli bensin di tempat ibu yang menjadi korban kebakaran semalam, di rak jualannya saya perhatikan bisa sampai 10 botol bersusun dalam 2 rak, posisi rak melintang kira-kira sekitar satu  setengah meter pas disamping depan pintu rumahnya.

Saya sendiri yang mau ke masjid tidak sempat melihat saat kejadian, api sudah padam baru datang, warga sudah banyak, 
saat saya menuju masjid baru ambil wudhu, imam baru saja usai salam, masbuk pun tak dapat, terpaksa shalat Isya sendiri.

Artinya kejadiannya begitu cepat, api juga lebih dahsyat membakar apalagi bersamaan dengan beberapa liter partalite, beberapa video yang beredar terlihat jelas seolah api membakar tanpa celah, rumah dua lantai atas bawah terlihat berkobar, apalagi berbahan kayu, sepertinya korban, ibu dan kedua cucunya memilih mundur kearah dalam rumah karena api depan pintu lebih besar menutup jalur keluarnya, sementara dibelakang tidak menemukan akses jalan keluar.

Dari beberapa video yang beredar memperlihatkan, hanya sepersekian  detik dan menit api sudah besar, pemadam datang saat api memang sudah besar, dan pemadam juga hanya dalam sekian menit sudah mampu memadamkan dan melakukan pendinginan.

**** 

Saya punya pengalaman pribadi saat membakar sampah daun yang tidak terlalu kering, akhirnya saya bantu dengan satu tutup botol C1000 partalite, saya siram ke tumpukan daun dan ranting, entah kenapa tiba-tiba api langsung menjalar ke tangan dan celana, celana buru-buru saya buka karena sudah terbakar, tangan melepuh sedikit, kejadiannya begitu cepat.

****

Bayangkan kalau botol-botol partalite, yang tersusun dirak jualan ibu itu berliter-liter, bahkan bisa jadi yang di Jerigen pun juga masih ada, dan bersamaan kena percikan api, kita cuma mampu mengatakan Naudzubillah min dzalik, Sejago apapun pemadam segesit apapun mereka, apalagi berjarak perlu waktu juga untuk melawan si jago merah itu.

Di Pom Bensin saja, terkadang, ada kendaraan terbakar terkadang masih sulit dipadamkan, padahal mereka sudah punya APAR yang berukuran sedang dan besar.

Damkar sudah berbuat semaksimal mungkin, segala upaya dan ketepatan waktu, sudah mereka usahakan yang terbaik, dan bukan tidak mungkin dengan kejadian semalam mereka akan terus belajar dan berbenah, mereka akan mengevaluasi diri dan terus meningkatkan kualitas dan jam terbang mereka. 

Namun terkadang musibah datang karena takdir, dan Allah jualah yang menentukan ujungnya, sementara kita terkadang dipaksa untuk pasrah menerima keadaan, malang tak dapat ditolak untung tak dapat diraih.

Nb...
* Capture video dari unggahan warga sekitar, izin comot 🙏

Acchi
02:06 PM