Asri Salam ( Acchi )

Monday, 22 December 2025

Selamat Jalan Ustadz Jasir



Disela-sela acara pesta tadi, tepatnya dihari Mother's Day ini, saya sempat scrol-scrol medsos, tiba-tiba melihat berita duka, Ustadz Jasir, panglimanya Masjid Jogokariyan Yogya, meninggal dunia, di RS PKU Muhammadiyah.

Jauh sebelum mengikuti media sosial Masjid Jogokariyan dan para punggawanya, saya pernah dengar khatib Jumat di Masjid Nurul Amin Makassar, khatib berpesan agar kiranya Masjid jangan terlalu banyak mengendapkan uang dari hasil celengan jamaah, menjadi saldo-saldo yang hanya tercatat di kas Bank, sumbangan jamaah itu harus dibelanjakan biar kebutuhan masjid biar bisa tersegerakan, yang disimpan cukup dana talangan untuk mengantisipasi kalau misalnya uang listrik uang ledeng kurang, kalau ada kran air rusak harus segera diganti biar uang sumbangan jamaah ikut terus mengalir.

Ustadz Das'ad Latif pun beberapa kali juga pernah mengutarakan disetiap ceramah-cermah ta'zyiah yang beberapa kali saya datangi kala itu.

Saya juga pernah terkesan saat ke Surabaya waktu itu, singgah shalat Magrib di Masjid AL-Azhar, di masjid itu menyediakan kopi, teh, bahkan syirop, untuk para jamaahnya, yang kala itu mungkin masih segelintir masjid yang melakukan hal seperti itu, bahkan saya sendiri baru pertama menemukan hal seperti itu, saya_pun bertanya pada jamaah lainnya, apa kopi gratis ini tiap hari..?, Iya jawabnya...

Sampai pada akhirnya Masjid Jogokariyan_lah, yang paling wah menurutku, paling banyak kesepahaman soal ide-ide brilianya yang dibuat aksi nyata, para pengurusnya langsung action, mereka berusaha memahami kondisi masjid sekaligus lingkungan sekitarnya, saldo masjid dibuat nol, jamaah diberdayakan, jualan warga dibeli, jamaah sekitar dibantu, dari uang celengan jamaah masjid di pakai bantu warga yang membutuhkan, meskipun awalnya katanya sempat mines juga, namun akhirnya hingga saat ini terus bertumbuh, bahkan salah satu pengurusnya ustadz Salim A Fillah, sempat ke Aceh Sumatera untuk membawa bantuan dari lembaganya dan dari sumbagan jamaah masjidnya untuk membantu korban bencana disana.

Beberapa postingan di Media sosialnya terus menebar kebaikan, memberi inspirasi, jamaah masjid ramai terus, bila ramadhan tiba buka puasa selalu dipenuhi jamaah, sampai meluber kejalan, itu semua bisa dilihat dari postingan di medsos, meskipun beberapa bulan lalu media sosial Masjid Jogkariyan sebagai sarana informasinya sempat di takedown, mungkin karena dilapor sama kelompok orang yang iri saja menurutku.

Aksi nyata pengurus dan jamaahnya, mulai saat covid, saat petani mengalami penceklik, saat petani hasil panen melimpah tapi harga anjlok, Masjid datang membeli dengan harga yang wajar,...

Dari semua itu ada salah satu sosok yang menginspirasi semua itu, Ustadz Jasir bersama timnya, bersama pengurus masjidnya seakan mendobrak pakem yang kaku menjadi fleksibel membuat manajemen masjid dan ummat menjadi berjalan selaras.

Selamat jalan, perjuanganmu akan tetap dilanjutkan jamaah lainnya, baktimu akan terus menginspirasi, dan semoga Amal_mu di terima, kesalahan_mu di ampuni oleh Allah SWT.

Allahummagfirlahu, warhamhu, waafihi, wa'fuanhu... Aamiin 🤲🥹

Acchi
10:36 PM