Asri Salam ( Acchi )

Friday, 28 November 2025

Mengenang Dinda Ibrahim



Suatu waktu selepas main bola di Gombara, ketika sedang duduk-duduk istirahat dipinggir lapangan, Dinda Ibrahim melintas, saya yang sedang ngobrol dengan Kanda Chicank,...

Suatu waktu selepas main bola di Gombara, ketika sedang duduk-duduk istirahat dipinggir lapangan, Dinda Ibrahim melintas, saya yang sedang ngobrol dengan Kanda Chicank,....

Chicank menyapa Ibrahim dan menyuruhnya berhenti sejenak, lalu Chicank mengatakan kepada saya "Ci_ kandidat Doktor tawwa ini Ibe" saya pun langsung kagum, dan mengatakan mantap Dinda, jadi kapan desertasi...? Ibe cuma bilang dengan gestur merendah "masih berproses ini kanda, masih banyak belajar juga",...

Saya pun bercanda dengan mengatakan:_ jangan terlalu banyak juga belajar, kalau sore begini turun juga di lapangan kasi keluar keringat, supaya badan bisa turun-turun itu sedikit, dan Ibe pun hanya membalas siap senior, kemudian pamit untuk melanjutkan perjalanan, karena memang waktu sudah menjelang Maghrib, dan kami pun juga bubar untuk pergi mandi dan siap-siap maghriban.

Seingatku... kalau tidak salah waktu itu malamnya, Saya, Phai, Kak Ridwan, kami bersama adik-adik, Afid dan lettingnya, rapat-rapat kecil di rumahnya Ustadz Anwar, tentang pengembangan kegiatan IKAPEM, terutama IKAPEM MUDA yang angkatan milenial kebawah...

Dan berita di Grup tadi cukup membuat saya kaget juga, Yaa Allah... Ibe ini junior yang saya tidak dapati, saya sudah tamat sementara dia angkatan 2008, dan inilah uniknya dan plusnya anak Gombara meskipun terkadang senior junior jauh diatas dan dibawah tapi keakraban bisa dirasakan tanpa rasa sungkan.

Selamat jalan Dinda, salut saya, engkau pembelajar ulung, sudah Doktor di usia masih muda, semoga transfer ilmu kepada mahasiswa dan santri-santrimu bernilai ibadah, semoga amal bakti_Mu diterima dan khilaf_Mu diampuni oleh Allah SWT.  🤲🥹 Allahummagfirlahu warhamhu wa_afihi wa’fuanhu, Aamiin. 🤲🥺

Acchi 
02:16 PM